Di berbagai daerah di Indonesia, tarian bukan sekadar pertunjukan seni yang disaksikan dari kejauhan. Ada pula tarian yang lahir sebagai media pergaulan, mempererat hubungan antarmasyarakat, sekaligus menjadi ruang ekspresi yang penuh kegembiraan. Salah satu contoh terbaik adalah Tari Modero dari Sulawesi Tengah. Tarian ini telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, terutama di wilayah Kabupaten Poso, Tojo Una-Una, Morowali, dan beberapa daerah lain yang memiliki kedekatan budaya dengan masyarakat Pamona serta etnis-etnis di sekitarnya.
Sekilas, Tari Modero tampak sederhana. Para penari bergerak membentuk lingkaran, saling bergandengan tangan atau saling mengaitkan lengan, kemudian melangkah mengikuti irama musik tradisional yang dimainkan secara berulang. Namun, di balik gerakan yang tampak ringan itu tersimpan makna yang sangat mendalam. Modero menjadi simbol kebersamaan, persaudaraan, rasa syukur, dan semangat gotong royong yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Tidak seperti beberapa tari tradisional yang memiliki pakem gerakan sangat rumit atau hanya boleh dipentaskan oleh penari terlatih, Modero justru terbuka bagi siapa saja. Anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga para orang tua dapat bergabung dalam satu lingkaran tanpa memandang status sosial maupun latar belakang. Karakter inilah yang membuat Tari Modero tetap hidup hingga sekarang, bahkan terus menjadi bagian dari berbagai perayaan masyarakat Sulawesi Tengah.
Popularitas Tari Modero tidak hanya bertahan di kampung-kampung asalnya. Dalam berbagai festival budaya tingkat daerah maupun nasional, tarian ini sering ditampilkan sebagai representasi keramahan masyarakat Sulawesi Tengah. Wisatawan yang datang pun kerap diajak ikut menari bersama sehingga dapat merasakan secara langsung suasana hangat yang menjadi ciri khas Modero.
Dari Tradisi Syukuran hingga Menjadi Simbol Persaudaraan
Sejarah Tari Modero berkaitan erat dengan kehidupan agraris masyarakat Sulawesi Tengah. Pada masa lalu, setelah musim panen berhasil dilalui dengan baik, masyarakat mengadakan pesta rakyat sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah. Dalam suasana penuh sukacita itulah Tari Modero dimainkan sebagai hiburan sekaligus sarana mempererat hubungan antarwarga.
Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera
05 Jul 2026, 16:51 WIB
Fauna
05 Jul 2026, 12:32 WIB
Flora
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Tradisi
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB