Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Geopark
»
Detail Berita


Taman Nasional Gandang Dewata, Permata Pegunungan Sulawesi Barat yang Masih Alami

Foto: Nama Gandang Dewata berasal dari Gunung Gandang Dewata yang menjadi ikon kawasan tersebut.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Hutan-hutan yang menyelimuti kawasan ini membentuk berbagai zona vegetasi sesuai ketinggian. Di bagian bawah terdapat hutan hujan tropis yang lebat dengan pepohonan tinggi dan kanopi yang rapat. Semakin mendekati puncak, vegetasi berubah menjadi hutan pegunungan yang lebih dingin dan sering diselimuti kabut. Pada beberapa lokasi, muncul hutan lumut yang memberikan suasana unik dan berbeda dari kawasan hutan tropis dataran rendah.

Keanekaragaman satwa di Gandang Dewata menjadi salah satu alasan utama perlindungan kawasan ini. Berbagai spesies burung endemik Sulawesi hidup di kawasan pegunungan tersebut. Penelitian yang dilakukan sebelum penetapan taman nasional menunjukkan bahwa Gandang Dewata merupakan habitat penting bagi banyak jenis burung yang hanya ditemukan di Sulawesi. Bahkan, ekspedisi ilmiah yang dilakukan di kawasan ini berhasil memperkaya data mengenai keanekaragaman hayati Wallacea yang sebelumnya masih belum banyak diketahui.

Selain burung, kawasan ini juga menjadi habitat berbagai mamalia khas Sulawesi. Salah satu yang paling terkenal adalah anoa, kerabat kerbau berukuran kecil yang hanya hidup di Pulau Sulawesi. Satwa pemalu ini sangat bergantung pada keberadaan hutan yang masih utuh. Kehadiran anoa menjadi indikator penting bahwa ekosistem Gandang Dewata masih memiliki kualitas lingkungan yang baik. Selain anoa, berbagai mamalia kecil, kuskus, hingga tupai endemik Sulawesi juga menghuni kawasan ini.

Keberadaan sungai-sungai yang berhulu di Pegunungan Gandang Dewata menambah nilai ekologis kawasan tersebut. Hutan pegunungan berfungsi sebagai daerah tangkapan air yang sangat penting bagi masyarakat di wilayah hilir. Air yang mengalir dari kawasan ini mendukung kehidupan masyarakat, pertanian, dan berbagai aktivitas ekonomi di Sulawesi Barat.

Karena tingkat kealamian kawasan yang masih tinggi, Gandang Dewata sering dianggap sebagai salah satu laboratorium alam terbaik untuk mempelajari evolusi dan keanekaragaman hayati Wallacea. Para ilmuwan melihat kawasan ini sebagai wilayah yang masih menyimpan banyak misteri biologis yang belum sepenuhnya terungkap.

Menjaga Benteng Alam Sulawesi Barat untuk Masa Depan

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Pilihan Redaksi

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Baca Juga

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Berita Lainnya

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Pindang Patin Khas Palembang, Harmoni Asam Pedas dari Tepian Sungai Musi

Pindang Patin Khas Palembang, Harmoni Asam Pedas dari Tepian Sungai Musi

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua