Untuk melindungi kawasan tersebut, pemerintah menetapkannya sebagai taman nasional pada tahun 1990. Status ini memperkuat upaya konservasi terhadap berbagai spesies langka yang hidup di dalamnya.
Dengan luas lebih dari 90.000 hektare, taman nasional ini menjadi salah satu kawasan konservasi utama di Kalimantan Barat. Posisinya yang relatif dekat dengan Laut Natuna juga menciptakan kombinasi ekosistem yang sangat unik. Saat ini Gunung Palung dikenal sebagai salah satu laboratorium alam tropis terpenting di dunia.
Gunung Palung dan Lanskap yang Beragam
Nama taman nasional berasal dari Gunung Palung yang menjadi salah satu puncak utama di kawasan tersebut. Pegunungan yang berada di tengah taman nasional menciptakan variasi ketinggian yang besar. Akibatnya, jenis vegetasi dan satwa berubah sesuai dengan kondisi lingkungan masing-masing.
Di bagian pesisir terdapat hutan mangrove dan rawa yang berfungsi sebagai penyangga alami terhadap abrasi pantai. Semakin ke pedalaman, kawasan berubah menjadi hutan hujan tropis yang lebat dan kaya kehidupan.
Pada bagian pegunungan, udara menjadi lebih sejuk dan vegetasi berganti menjadi hutan pegunungan yang dipenuhi lumut dan tumbuhan khas dataran tinggi. Keanekaragaman lanskap tersebut menjadi salah satu alasan utama tingginya biodiversitas taman nasional.
Mengenal Tradisi Pemamanen Adat Khas Suku Alas, Ketika Paman Menjadi Tamu Kehormatan
21 Sep 2026, 20:14 WIB
Tradisi 13 Jul 2026, 12:55 WIB
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB