Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Festival Budaya
»
Detail Berita


Festival Pasola Sumba, Tradisi Perang Berkuda yang Mendunia

Foto: Pelestarian Pasola saat ini dilakukan melalui kerja sama antara masyarakat adat, pemerintah daerah, dan berbagai pihak yang peduli terhadap warisan budaya.
Pasang Iklan
Oleh : Anne Marie Heidija

Sumba, Indonesianer.com -- Tradisi Pasola diselenggarakan di Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan berpusat di Kabupaten Sumba Barat serta Sumba Barat Daya. Festival ini dilaksanakan secara bergiliran di empat kecamatan: Wanokaka, Lamboya, Kodi, dan Gaura.

Di hamparan sabana luas Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur, setiap tahun berlangsung sebuah tradisi yang menjadi salah satu ikon budaya Indonesia di mata dunia. Tradisi tersebut adalah Pasola, sebuah pertunjukan perang berkuda yang melibatkan dua kelompok penunggang kuda yang saling melempar tombak kayu di lapangan terbuka. Dengan latar padang rumput yang luas dan kuda-kuda Sumba yang terkenal tangguh, Pasola menghadirkan pemandangan yang spektakuler sekaligus sarat makna budaya.

Bagi masyarakat Sumba, Pasola bukan sekadar atraksi atau pertunjukan keberanian. Tradisi ini merupakan bagian dari sistem kepercayaan dan adat yang telah diwariskan selama berabad-abad. Pasola memiliki hubungan erat dengan siklus pertanian, penghormatan kepada leluhur, serta berbagai ritual adat yang menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat setempat.

Nama Pasola berasal dari kata dalam bahasa lokal yang berarti tombak kayu. Tombak inilah yang digunakan oleh para peserta dalam simulasi pertempuran yang berlangsung dengan kecepatan tinggi di atas punggung kuda. Meski kini aspek keselamatan lebih diperhatikan, Pasola tetap mempertahankan unsur kompetisi dan keberanian yang menjadi ciri khasnya.

Tradisi ini terutama berlangsung di wilayah Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, dengan beberapa kampung adat menjadi pusat penyelenggaraan. Setiap pelaksanaan Pasola selalu menarik perhatian masyarakat lokal, wisatawan domestik, hingga pengunjung mancanegara yang ingin menyaksikan langsung salah satu tradisi paling unik di Nusantara.

Akar Tradisi yang Berhubungan dengan Kepercayaan Marapu

Pasola memiliki kaitan yang sangat erat dengan kepercayaan tradisional Marapu, sistem kepercayaan leluhur yang telah lama berkembang di Sumba. Dalam tradisi ini, manusia dipandang hidup berdampingan dengan alam dan leluhur, sehingga berbagai kegiatan adat sering kali memiliki makna spiritual yang mendalam.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Desa Wisata

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Desa Wisata

Tradisi Bau Nyale, Festival Mencari Cacing Laut dalam Legenda Putri Mandalika

Tradisi Bau Nyale, Festival Mencari Cacing Laut dalam Legenda Putri Mandalika

Festival Budaya

Erau Kutai Kartanegara, Festival Kerajaan Tertua di Indonesia

Erau Kutai Kartanegara, Festival Kerajaan Tertua di Indonesia

Festival Budaya

Keindahan Alam dan Budaya di Desa Wisata Nglanggeran yang Mendunia

Keindahan Alam dan Budaya di Desa Wisata Nglanggeran yang Mendunia

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Meriahnya Festival Danau Sentani, Pesta Budaya di Jantung Papua

Meriahnya Festival Danau Sentani, Pesta Budaya di Jantung Papua

Festival Budaya

Festival Pasola Sumba, Tradisi Perang Berkuda yang Mendunia

Festival Pasola Sumba, Tradisi Perang Berkuda yang Mendunia

Festival Budaya

Menjelajahi Pesona Desa Wisata Penglipuran, Desa Terbersih yang Menjadi Kebanggaan Bali

Menjelajahi Pesona Desa Wisata Penglipuran, Desa Terbersih yang Menjadi Kebanggaan Bali

Desa Wisata

Makna Filosofis di Balik Tradisi Sedekah Laut Nusantara

Makna Filosofis di Balik Tradisi Sedekah Laut Nusantara

Humaniora

Ketika Ritual Leluhur Menjadi Penjaga Identitas Komunitas

Ketika Ritual Leluhur Menjadi Penjaga Identitas Komunitas

Humaniora

Baca Juga

Tradisi Lokal Tetap Mampu Bertahan di Tengah Gempuran Modernisasi

Tradisi Lokal Tetap Mampu Bertahan di Tengah Gempuran Modernisasi

Humaniora

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Berita Lainnya

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua