Di kawasan Banten Lama, Kota Serang, terdapat sebuah situs bersejarah yang pernah menjadi jantung pemerintahan salah satu kesultanan paling kuat di Nusantara. Keraton Surosowan merupakan bekas pusat kekuasaan Kesultanan Banten, kerajaan Islam yang pada abad ke-16 hingga ke-17 berkembang menjadi kekuatan politik dan perdagangan penting di Asia Tenggara. Meskipun kini hanya tersisa reruntuhan, Keraton Surosowan tetap menjadi salah satu situs sejarah paling penting untuk memahami kejayaan Kesultanan Banten.
Pada masa kejayaannya, Keraton Surosowan bukan hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sultan. Kompleks ini merupakan pusat pemerintahan, diplomasi, militer, dan ekonomi yang mengendalikan wilayah luas di bagian barat Pulau Jawa. Dari sinilah para sultan Banten mengatur perdagangan lada yang menjadikan Banten sebagai salah satu pelabuhan tersibuk di Nusantara.
Keberadaan keraton menunjukkan betapa maju dan strategisnya Kesultanan Banten pada masanya. Kapal-kapal dagang dari berbagai penjuru dunia, mulai dari Asia, Timur Tengah, hingga Eropa, datang ke pelabuhan Banten untuk berdagang. Kemakmuran tersebut menjadikan Banten sebagai salah satu pusat perdagangan internasional terpenting di kawasan Asia Tenggara.
Hingga kini, reruntuhan Keraton Surosowan masih menyimpan jejak kejayaan masa lalu dan menjadi tujuan wisata sejarah yang menarik bagi siapa saja yang ingin menelusuri warisan Kesultanan Banten.
Pusat Pemerintahan Kesultanan Banten yang Berpengaruh
Sejarah Keraton Surosowan bermula pada masa berdirinya Kesultanan Banten pada abad ke-16. Kesultanan ini lahir setelah wilayah Banten berhasil lepas dari pengaruh Kerajaan Sunda dan berkembang menjadi kerajaan Islam yang mandiri.
Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera
05 Jul 2026, 16:51 WIB
Fauna
05 Jul 2026, 12:32 WIB
Flora
29 Jun 2026, 15:38 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:37 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:36 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:32 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:31 WIB
Desa Wisata
26 Jun 2026, 16:29 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Geoheritage
26 Jun 2026, 11:34 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 9:10 WIB
Tradisi
26 Jun 2026, 8:42 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:26 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB