Lanskap Sanggabuana terdiri atas perbukitan, lembah, sungai, air terjun, dan hutan tropis yang relatif masih alami. Kondisi tersebut menciptakan habitat yang ideal bagi berbagai jenis flora dan fauna khas Pulau Jawa.
Di tengah tekanan pembangunan yang terus meningkat, kawasan ini menjadi salah satu paru-paru hijau terpenting bagi Jawa Barat bagian utara.
Rumah bagi Macan Tutul Jawa
Salah satu alasan utama pentingnya konservasi Gunung Sanggabuana adalah keberadaan Macan Tutul Jawa, predator puncak yang kini semakin langka.
Berbagai kamera jebak yang dipasang di kawasan hutan Sanggabuana berhasil merekam keberadaan macan tutul jawa di habitat alaminya. Temuan tersebut menunjukkan bahwa hutan Sanggabuana masih mampu mendukung kehidupan salah satu satwa paling terancam di Pulau Jawa.
Keberadaan macan tutul memiliki arti penting karena satwa ini berada di puncak rantai makanan. Jika populasinya masih bertahan, itu menandakan ekosistem hutan secara keseluruhan masih berfungsi dengan baik.
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:51 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:50 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 6:47 WIB
Istana Nusantara
19 Jun 2026, 6:15 WIB
Istana Nusantara
19 Jun 2026, 6:12 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:54 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:53 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:52 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:51 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:50 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:13 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:12 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:11 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:10 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
16 Jun 2026, 22:00 WIB