Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Nusa Tenggara Barat
»
Desa Wisata


Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Foto: Pengunjung dapat menikmati perpaduan seni dan budaya suku Sasak, melihat aktivitas nelayan tradisional, serta membeli suvenir karya perajin setempat
Warta Konsumen Indonesia

Salah satu ikon utama Desa Wisata Taman Loang Baloq adalah kawasan makam keramat Loang Baloq. Kompleks ini dipercaya sebagai tempat peristirahatan seorang ulama yang dikenal masyarakat sebagai Loang Baloq atau dikenal pula dengan nama Sayyid Al-Hamid. Tokoh tersebut diyakini memiliki peran dalam penyebaran agama Islam di wilayah Lombok pada masa lampau. Karena nilai sejarah dan religiusnya, kompleks makam ini menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah, terutama pada waktu-waktu tertentu seperti menjelang Ramadan maupun setelah Hari Raya.

Suasana kawasan makam terasa teduh karena dinaungi pepohonan besar yang telah tumbuh selama puluhan tahun. Pengunjung biasanya datang untuk berziarah, berdoa, sekaligus menikmati ketenangan lingkungan yang jauh dari hiruk-pikuk pusat kota. Kehadiran wisata religi ini memberikan warna tersendiri dibandingkan banyak destinasi pantai lainnya di Pulau Lombok.

Tidak jauh dari kompleks makam, hamparan Pantai Loang Baloq menyambut pengunjung dengan karakter yang berbeda dari pantai-pantai wisata di kawasan selatan Lombok. Ombaknya relatif tenang sehingga pantai ini lebih banyak dimanfaatkan sebagai tempat bersantai, berjalan kaki di tepi laut, atau menikmati suasana sore bersama keluarga. Garis pantainya dipenuhi pepohonan rindang yang memberikan keteduhan alami, menjadikannya tempat favorit masyarakat lokal untuk menghabiskan akhir pekan.

Ketika matahari mulai bergerak menuju ufuk barat, Pantai Loang Baloq berubah menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati senja di Kota Mataram. Cahaya jingga memantul di permukaan laut, sementara siluet perahu-perahu nelayan menciptakan panorama yang sederhana tetapi memikat. Tidak sedikit wisatawan yang datang menjelang sore hanya untuk menikmati momen matahari terbenam sambil menikmati jagung bakar atau minuman segar yang dijual pedagang setempat.

Kawasan pesisir ini juga menjadi saksi aktivitas masyarakat nelayan yang masih berlangsung hingga sekarang. Pada pagi hari, perahu-perahu tradisional tampak kembali dari laut membawa hasil tangkapan yang kemudian dijual di sekitar kawasan pantai maupun ke pasar-pasar tradisional di Kota Mataram. Aktivitas tersebut menghadirkan suasana khas kampung pesisir yang sulit ditemukan di kawasan wisata modern.

Keberadaan hutan pantai dan vegetasi pesisir turut memperkaya lanskap Desa Wisata Taman Loang Baloq. Pepohonan yang tumbuh di sepanjang pantai tidak hanya mempercantik kawasan, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi dan terpaan angin laut. Lingkungan yang masih hijau membuat kawasan ini terasa nyaman bahkan pada siang hari.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua