Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku
»
Benteng Kolonial


Benteng Hoorn di Pulau Haruku, Jejak Pertahanan VOC yang Masih Bertahan di Kepulauan Maluku

Foto: Nama Hoorn diambil dari Kota Hoorn di Belanda, salah satu kota penting yang memiliki hubungan erat dengan sejarah pelayaran dan perdagangan VOC
Warta Konsumen Indonesia

Maluku Tengah, Indonesianer.com -- Benteng Hoorn (terkadang ditulis Horn) di Pulau Haruku, Maluku Tengah, mulai dibangun pada tahun 1785 oleh pemerintah kolonial Belanda. Benteng berbentuk persegi ini berfungsi melindungi jalur perdagangan rempah di kepulauan Lease.

Di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, berdiri sebuah benteng tua yang menjadi saksi perjalanan panjang sejarah perdagangan rempah-rempah di Nusantara. Benteng Hoorn bukan sekadar bangunan kolonial peninggalan VOC, tetapi juga penanda penting bagaimana Pulau Haruku pernah menjadi salah satu titik strategis dalam perebutan komoditas pala dan cengkih yang bernilai tinggi di pasar dunia. Meski usianya telah mencapai ratusan tahun, benteng ini masih menyimpan pesona arsitektur, nilai sejarah, dan panorama alam yang berpadu harmonis. Bagi wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah Maluku sekaligus menikmati suasana pulau yang tenang, Benteng Hoorn menawarkan pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata pada umumnya.

Pulau Haruku merupakan salah satu pulau bersejarah di Kepulauan Lease, bersama Pulau Saparua dan Pulau Nusa Laut. Kawasan ini sejak abad ke-16 menjadi pusat perhatian bangsa-bangsa Eropa karena kekayaan rempah-rempahnya. Persaingan antara Portugis, Spanyol, Inggris, dan Belanda menjadikan pulau-pulau kecil di Maluku sebagai arena perebutan pengaruh yang berlangsung selama berabad-abad.

Dalam konteks itulah Benteng Hoorn dibangun. Keberadaannya menjadi bagian dari sistem pertahanan VOC untuk mengontrol perdagangan rempah sekaligus mengawasi masyarakat lokal agar tetap berada dalam sistem monopoli perdagangan yang diterapkan perusahaan dagang Belanda tersebut.

Benteng Strategis yang Menjadi Pengawal Jalur Rempah

Benteng Hoorn dibangun oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) sekitar pertengahan abad ke-17 setelah Belanda berhasil memperkuat kekuasaan mereka di Kepulauan Maluku. Nama Hoorn diambil dari Kota Hoorn di Belanda, salah satu kota penting yang memiliki hubungan erat dengan sejarah pelayaran dan perdagangan VOC.

Lokasinya berada di Desa Pelauw, Pulau Haruku, sebuah kawasan yang sejak dahulu menjadi salah satu sentra penghasil rempah-rempah. Posisi benteng dipilih dengan sangat cermat karena menghadap langsung ke perairan yang menjadi jalur lalu lintas kapal dagang pada masa itu. Dari titik ini, aktivitas kapal yang datang maupun meninggalkan Pulau Haruku dapat dipantau dengan mudah.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua