Pengelola utama Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong adalah PT Malamoi Olom Wobok (MOW) sebagai perusahaan daerah, dengan dukungan kuat dari Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan pemerintah daerah setempat, serta melibatkan konsorsium investor dan pihak terkait lainnya dalam pengembangan dan operasional KEK tersebut.
Dengan luas area sekitar 523,7 hektar, KEK ini dirancang untuk menjadi pusat industri, perdagangan, dan logistik yang strategis di kawasan timur Indonesia.
Ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2014, KEK Sorong bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing industri lokal.
KEK Sorong terletak di Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong, yang berbatasan langsung dengan Laut Seram di sebelah utara dan selatan. Posisi geografisnya yang strategis menjadikan Sorong sebagai pintu gerbang perdagangan internasional di kawasan Asia Pasifik.
Aksesibilitas ke KEK ini didukung oleh infrastruktur transportasi yang memadai, termasuk Pelabuhan Sorong yang merupakan pelabuhan utama di Papua Barat Daya dan Bandara Domine Eduard Osok yang menghubungkan Sorong dengan kota-kota besar di Indonesia.
KEK Sorong memiliki potensi besar dalam sektor industri pengolahan sumber daya alam, terutama dalam pengolahan nikel, tembaga, dan bauksit.
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:12 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:11 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:10 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
16 Jun 2026, 22:00 WIB
Geopark
16 Jun 2026, 17:43 WIB
Geosite
15 Jun 2026, 20:28 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Peristiwa
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB