Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jawa Timur
»
Museum


Museum Airlangga Kediri, Menelusuri Jejak Kerajaan-Kerajaan Kuno di Tanah Daha

Foto: Keberadaan museum ini membantu memastikan bahwa berbagai peninggalan arkeologi yang ditemukan di wilayah Kediri dapat dirawat dan dipelajari oleh generasi masa kini maupun masa depan.
Warta Konsumen Indonesia

Kediri, Indonesianer.com -- Museum Airlangga (atau Museum Erlangga) adalah museum arkeologi yang terletak di Kota Kediri, Jawa Timur. Diresmikan pada tahun 1992, museum ini menyimpan lebih dari 300 koleksi artefak dan benda cagar budaya peninggalan Kerajaan Kediri serta zaman Hindu-Buddha untuk mengenang kejayaan Raja Airlangga.

Kota Kediri merupakan salah satu wilayah yang memiliki peran penting dalam sejarah peradaban Jawa Timur. Kawasan ini pernah menjadi pusat kekuasaan sejumlah kerajaan besar yang meninggalkan jejak budaya, sastra, dan arkeologi yang masih dapat ditemukan hingga sekarang. Di tengah kekayaan sejarah tersebut, berdiri sebuah museum yang berfungsi sebagai pusat pelestarian warisan budaya Kediri dan sekitarnya, yaitu Museum Airlangga. Museum ini menjadi tempat penyimpanan berbagai artefak penting yang membantu masyarakat memahami perjalanan panjang sejarah Jawa Timur sejak masa kerajaan Hindu-Buddha hingga perkembangan budaya lokal di kemudian hari.

Museum Airlangga terletak di kawasan wisata Selomangleng, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur. Lokasinya yang berada di dekat Goa Selomangleng menjadikan museum ini sering dikunjungi bersamaan dengan destinasi sejarah lainnya di kawasan tersebut. Nama museum diambil dari Raja Airlangga, salah satu penguasa besar dalam sejarah Jawa Timur yang memerintah Kerajaan Kahuripan pada abad ke-11 dan memiliki hubungan erat dengan sejarah wilayah Kediri atau Daha.

Sejarah Museum Airlangga bermula dari upaya penyelamatan benda-benda cagar budaya yang ditemukan di wilayah Kediri. Pada tahun 1950-an, berbagai koleksi arkeologi yang ditemukan di daerah ini ditempatkan di penampungan benda cagar budaya di kawasan alun-alun kota. Seiring bertambahnya jumlah koleksi, benda-benda tersebut kemudian dipindahkan ke Museum Tirtoyoso. Namun, keterbatasan sarana dan ruang pamer membuat pemerintah daerah akhirnya membangun museum baru yang lebih representatif di kawasan Selomangleng. Museum Airlangga didirikan pada tahun 1991 dan diresmikan pada 6 Februari 1992 oleh Gubernur Jawa Timur saat itu.

Bangunan museum dirancang dengan karakter yang sederhana namun tetap menonjolkan nuansa budaya Jawa. Atap berbentuk limasan dan penggunaan elemen kaca pada sebagian besar sisi bangunan membuat ruang pamer terasa terbuka dan terang. Di area depan museum terdapat sejumlah arca batu yang langsung memberikan kesan bahwa tempat ini merupakan rumah bagi berbagai peninggalan arkeologi penting dari masa lampau.

Hingga kini, Museum Airlangga dikelola oleh Pemerintah Kota Kediri dan menjadi salah satu museum daerah terpenting di Jawa Timur. Selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, museum ini juga berperan sebagai pusat edukasi sejarah yang memperkenalkan warisan budaya Kediri kepada masyarakat luas.

Menyaksikan Peninggalan Kerajaan Hindu-Buddha di Kediri

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua