Di bagian barat Pulau Jawa terbentang sebuah kawasan konservasi yang menyimpan salah satu hutan hujan tropis pegunungan terbaik di Indonesia. Taman Nasional Gunung Halimun Salak merupakan taman nasional terbesar di Pulau Jawa dan menjadi benteng terakhir bagi banyak spesies flora dan fauna yang kini semakin langka.
Dengan luas lebih dari 110.000 hektare, kawasan ini mencakup pegunungan, hutan primer, sungai, air terjun, dan habitat satwa liar yang sangat kaya. Lanskapnya didominasi oleh dua gunung utama, yaitu Gunung Halimun dan Gunung Salak, yang selama berabad-abad menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat di sekitarnya.
Nama Halimun sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti kabut. Nama tersebut sangat sesuai dengan kondisi kawasan yang hampir setiap hari diselimuti kabut pegunungan, menciptakan suasana yang sejuk, misterius, dan menawan.
Hutan Hujan Tropis Terakhir di Jawa
Taman Nasional Gunung Halimun Salak memiliki arti yang sangat penting bagi konservasi Pulau Jawa. Sebagian besar hutan alam Jawa telah berubah menjadi lahan pertanian, perkebunan, dan permukiman. Namun di Halimun Salak masih tersisa hamparan hutan hujan tropis yang relatif utuh.
Hutan-hutan ini menjadi habitat berbagai spesies yang sulit ditemukan di tempat lain. Karena kualitas ekosistemnya yang masih sangat baik, kawasan ini sering disebut sebagai salah satu contoh terbaik hutan hujan pegunungan di Pulau Jawa.
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:48 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:17 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 8:52 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 20:08 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:45 WIB