Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Seni Tari Budaya
»
Detail Berita


Menyelami Pesona Tari Serampang Dua Belas, Warisan Melayu yang Sarat Makna

Foto: Tarian ini awalnya diciptakan oleh seorang seniman bernama Guru Sauti sekitar tahun 1940-an dengan nama Tari Pulau Sari, merujuk pada lagu pengiringnya. Karena iramanya yang cepat dan pengembangan koreografinya menjadi 12 bagian gerakan, masyarakat kemudian lebih mengenalnya dengan nama Tari Serampang Dua Belas
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Serdang Bedagai, Indonesianer.com -- Tari Serampang Dua Belas adalah tari pergaulan tradisional Melayu yang berasal dari Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara. Tarian yang diciptakan pada tahun 1940-an ini menceritakan kisah perjalanan cinta sepasang muda-mudi—mulai dari pandangan pertama hingga resmi menikah—yang dikemas dalam 12 ragam gerakan lincah dan cepat.

Di antara kekayaan seni tari tradisional Indonesia, Tari Serampang Dua Belas menempati posisi yang istimewa. Tarian ini bukan sekadar rangkaian gerak yang indah atau hiburan dalam sebuah pertunjukan budaya, melainkan sebuah kisah cinta yang disampaikan melalui bahasa tubuh. Setiap langkah, ayunan tangan, hingga perubahan formasi penari menjadi simbol perjalanan dua insan yang saling mengenal, jatuh cinta, menghadapi tantangan, hingga akhirnya bersatu dalam ikatan pernikahan.

Berbeda dengan banyak tari tradisional yang mengangkat tema kepahlawanan, ritual, atau penghormatan kepada leluhur, Serampang Dua Belas justru menampilkan kisah yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Tema percintaan menjadi inti dari keseluruhan pertunjukan, namun dibalut dengan nilai-nilai adat Melayu yang menjunjung tinggi kesopanan, kehormatan keluarga, dan etika dalam menjalin hubungan.

Popularitas tarian ini telah melampaui wilayah asalnya di Sumatra Utara. Serampang Dua Belas menjadi salah satu ikon budaya Melayu Indonesia yang sering dipentaskan dalam berbagai festival nasional maupun internasional. Keindahan gerak yang dinamis, irama musik yang riang, serta jalan cerita yang mudah dipahami membuat tarian ini tetap relevan dan terus diapresiasi hingga sekarang.

Nama "Serampang Dua Belas" sendiri memiliki makna yang menarik. Kata "serampang" diyakini berasal dari istilah yang menggambarkan gerakan yang cepat, lincah, dan beruntun, sedangkan "dua belas" merujuk pada dua belas bagian atau babak yang membentuk keseluruhan alur cerita. Dengan demikian, tarian ini dapat dipahami sebagai pertunjukan yang terdiri atas dua belas rangkaian gerak yang saling berkaitan dan membentuk sebuah narasi utuh.

Meski kini sering dipentaskan sebagai hiburan budaya, Serampang Dua Belas lahir dari lingkungan masyarakat Melayu Deli yang menjadikan seni sebagai media pendidikan moral. Melalui pertunjukan ini, masyarakat diajak memahami bahwa cinta tidak hanya dilandasi perasaan, tetapi juga tanggung jawab, kesabaran, serta penghormatan terhadap adat dan keluarga.

Popularitas tarian ini semakin meningkat pada pertengahan abad ke-20 setelah mengalami penyempurnaan koreografi oleh seniman tari Sauti. Ia mengembangkan bentuk tari yang lebih sistematis tanpa menghilangkan akar tradisi Melayu yang menjadi ruh utamanya. Berkat sentuhan tersebut, Serampang Dua Belas menjadi lebih mudah dipelajari, dipentaskan, sekaligus diterima oleh masyarakat luas sebagai salah satu representasi budaya Melayu Indonesia.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Baca Juga

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Berita Lainnya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua