Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Seni Tari Budaya
»
Detail Berita


Menyelami Pesona Tari Serampang Dua Belas, Warisan Melayu yang Sarat Makna

Foto: Tarian ini awalnya diciptakan oleh seorang seniman bernama Guru Sauti sekitar tahun 1940-an dengan nama Tari Pulau Sari, merujuk pada lagu pengiringnya. Karena iramanya yang cepat dan pengembangan koreografinya menjadi 12 bagian gerakan, masyarakat kemudian lebih mengenalnya dengan nama Tari Serampang Dua Belas
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Di era modern, Tari Serampang Dua Belas tidak lagi hanya dipentaskan dalam lingkungan masyarakat Melayu. Tarian ini telah menjadi bagian dari berbagai kegiatan budaya, mulai dari penyambutan tamu kehormatan, festival seni daerah, pergelaran budaya nasional, hingga promosi pariwisata Indonesia di luar negeri.

Keindahan visual menjadi salah satu daya tarik utamanya. Kostum penari menggunakan busana khas Melayu dengan warna-warna cerah seperti kuning keemasan, hijau, merah, dan biru yang melambangkan kemegahan budaya Melayu. Penari laki-laki mengenakan baju teluk belanga lengkap dengan tanjak atau penutup kepala, sedangkan penari perempuan tampil anggun dengan kebaya atau baju kurung yang dipadukan dengan kain songket bermotif indah.

Keanggunan kostum tersebut semakin hidup ketika dipadukan dengan gerakan yang ritmis. Putaran kain, ayunan tangan, serta langkah kaki yang kompak menciptakan komposisi visual yang memikat. Tidak mengherankan apabila Serampang Dua Belas menjadi salah satu tarian yang sering dipilih untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada wisatawan mancanegara.

Bagi dunia pendidikan, tarian ini juga memiliki nilai yang tinggi. Banyak sekolah, sanggar seni, hingga perguruan tinggi memasukkan Serampang Dua Belas sebagai materi pembelajaran seni tari tradisional. Melalui proses belajar tersebut, generasi muda tidak hanya menguasai teknik menari, tetapi juga memahami filosofi kehidupan yang terkandung di balik setiap gerakan.

Perkembangan teknologi turut memberikan ruang baru bagi pelestarian tarian ini. Berbagai pertunjukan kini dapat disaksikan melalui media digital sehingga menjangkau penonton yang jauh lebih luas. Dokumentasi dalam bentuk video, film pendek, maupun konten edukatif membuat Serampang Dua Belas semakin dikenal oleh masyarakat yang sebelumnya belum pernah menyaksikan pertunjukan secara langsung.

Meski demikian, tantangan pelestarian tetap ada. Minat generasi muda terhadap seni tradisional sering kali kalah oleh budaya populer yang berkembang sangat cepat. Karena itu, berbagai komunitas seni terus berupaya menghadirkan pertunjukan yang lebih kreatif tanpa menghilangkan nilai-nilai asli tarian. Inovasi dilakukan pada tata panggung, pencahayaan, hingga penyajian musik, sementara struktur cerita dan filosofi tetap dipertahankan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Baca Juga

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Berita Lainnya

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Menyusuri Keindahan Desa Wisata Jawai Laut, Permata Bahari Kabupaten Sambas

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua