Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jawa Timur
»
Candi


Candi Jago, Keindahan Relief Masa Singhasari yang Memikat

Foto: Selain cerita moral dan keagamaan, beberapa relief juga memperlihatkan unsur kehidupan duniawi yang membuatnya semakin bernilai sebagai sumber sejarah.
Warta Konsumen Indonesia

Malang, Indonesianer.com -- Candi Jago berlokasi di Dusun Jago, Desa Tumpang, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun pada abad ke-13 ini berjarak sekitar 22 km atau 30-45 menit perjalanan ke arah timur dari pusat Kota Malang.

Di wilayah Tumpang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, berdiri sebuah candi yang menjadi salah satu mahakarya seni pahat dari masa Kerajaan Singhasari. Candi Jago dikenal bukan karena ukurannya yang besar, melainkan karena kekayaan reliefnya yang luar biasa. Dinding-dinding candi ini dipenuhi pahatan cerita yang menggambarkan ajaran moral, nilai keagamaan, serta pandangan hidup masyarakat Jawa pada abad ke-13. Kehalusan pengerjaan dan keragaman kisah yang ditampilkan menjadikan Candi Jago sebagai salah satu situs arkeologi paling penting dalam memahami perkembangan seni dan budaya Jawa Timur pada masa Hindu-Buddha.

Nama "Jago" merupakan bentuk singkatan dari "Jajaghu", nama yang disebut dalam sumber sejarah kuno. Candi ini dibangun sebagai tempat pendharmaan Raja Wisnuwardhana, penguasa Kerajaan Singhasari yang wafat pada tahun 1268 M. Dalam kitab Negarakertagama, disebutkan bahwa bangunan ini didirikan sebagai penghormatan kepada sang raja yang setelah wafat dipuja dalam bentuk perwujudan religius sesuai tradisi kerajaan pada masa itu.

Meskipun kini bagian atas bangunan tidak lagi utuh, struktur yang tersisa masih menunjukkan keagungan arsitektur masa Singhasari. Candi ini memiliki bentuk bertingkat dengan kaki bangunan yang cukup luas dan dihiasi deretan relief yang sangat rinci. Banyak ahli arkeologi menganggap Candi Jago sebagai salah satu contoh terbaik perpaduan antara seni arsitektur dan seni naratif dalam sejarah Indonesia.

Keistimewaan lain dari Candi Jago adalah keberadaan unsur Hindu dan Buddha yang hadir secara bersamaan. Hal ini mencerminkan perkembangan kehidupan keagamaan di Jawa Timur pada masa Singhasari, ketika berbagai ajaran dapat hidup berdampingan dan saling memengaruhi. Dari sisi sejarah budaya, Candi Jago menjadi bukti penting tentang toleransi dan sinkretisme yang berkembang pada masa itu.

Monumen Raja Wisnuwardhana dan Warisan Singhasari

Candi Jago dibangun pada masa ketika Kerajaan Singhasari berada dalam fase perkembangan yang pesat. Wisnuwardhana merupakan salah satu penguasa penting yang berhasil menjaga stabilitas kerajaan dan memperkuat fondasi yang kemudian memungkinkan Singhasari berkembang menjadi kekuatan besar di Jawa Timur.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua