Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Candi
»
Detail Berita


Candi Badut, Candi Tertua di Jawa Timur yang Masih Bertahan

Foto: Nama Badut sendiri berdasar sebagian sumber di ambil dari karakter jenaka Raja Gajayana. Karakter itu telah kelihatan dari nama kecil Raja Gajayana yaitu Liswa yang mempunyai makna anak jenaka.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Malang, Indonesianer.com -- Candi Badut sebagai candi bercorak Hindu yang telah ada semenjak era ketujuh masehi warisan Kerajaan Kanjuruhan. Persisnya candi ini di buat di tahun 760 M atau 682 Saka oleh Raja Gajayana untuk menghargai Resi Agastya.

Di tengah kawasan permukiman Kota Malang, Jawa Timur, berdiri sebuah bangunan batu yang menjadi saksi awal perkembangan peradaban Hindu di wilayah Jawa Timur. Candi Badut mungkin tidak semegah Borobudur atau setinggi Prambanan, namun nilainya dalam sejarah Indonesia sangat besar. Banyak ahli arkeologi menganggap Candi Badut sebagai salah satu candi Hindu tertua yang masih bertahan di Jawa Timur dan merupakan peninggalan penting dari masa awal Kerajaan Kanjuruhan, salah satu kerajaan tertua yang pernah berkembang di wilayah tersebut.

Keberadaan Candi Badut memberikan gambaran berharga mengenai perkembangan agama, budaya, dan arsitektur di Jawa Timur sebelum munculnya kerajaan-kerajaan besar seperti Singhasari dan Majapahit. Dibangun pada abad ke-8 Masehi, candi ini berasal dari periode yang hampir sezaman dengan masa kejayaan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah. Oleh karena itu, Candi Badut menjadi jembatan penting untuk memahami hubungan sejarah antara Jawa Tengah dan Jawa Timur pada masa awal perkembangan kerajaan-kerajaan Nusantara.

Nama “Badut” sering menimbulkan kesalahpahaman karena dalam bahasa Indonesia modern kata tersebut identik dengan pelawak atau badut sirkus. Namun, para sejarawan umumnya berpendapat bahwa nama tersebut tidak memiliki hubungan dengan pengertian modern tersebut. Ada berbagai teori mengenai asal-usul nama Badut, tetapi hingga kini belum ada kesepakatan pasti mengenai makna aslinya.

Meskipun ukurannya relatif kecil dibandingkan banyak candi lain di Indonesia, Candi Badut memiliki nilai sejarah yang luar biasa. Bangunan ini memperlihatkan bentuk arsitektur Hindu awal yang sederhana namun elegan, sekaligus menjadi bukti bahwa wilayah Malang telah menjadi pusat kebudayaan penting sejak lebih dari 1.200 tahun yang lalu.

Jejak Kerajaan Kanjuruhan dan Awal Peradaban Hindu di Malang

Sejarah Candi Badut tidak dapat dipisahkan dari Kerajaan Kanjuruhan, kerajaan yang dikenal melalui Prasasti Dinoyo yang bertarikh tahun 760 Masehi. Prasasti tersebut merupakan salah satu sumber tertulis tertua yang ditemukan di Jawa Timur dan memberikan informasi penting mengenai kehidupan politik dan keagamaan pada masa itu.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Baca Juga

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Budaya

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Desa Wisata

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua