Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Jawa Timur
»
Candi


Candi Badut, Candi Tertua di Jawa Timur yang Masih Bertahan

Foto: Nama Badut sendiri berdasar sebagian sumber di ambil dari karakter jenaka Raja Gajayana. Karakter itu telah kelihatan dari nama kecil Raja Gajayana yaitu Liswa yang mempunyai makna anak jenaka.
Warta Konsumen Indonesia

Dari sisi arsitektur, Candi Badut memperlihatkan karakteristik yang berbeda dibandingkan candi-candi Jawa Timur dari masa yang lebih muda. Banyak ahli melihat adanya pengaruh kuat tradisi arsitektur Jawa Tengah dalam desain bangunannya, sesuatu yang wajar mengingat candi ini berasal dari periode awal perkembangan kerajaan Hindu di Jawa Timur.

Bangunan utama menghadap ke barat, sebuah orientasi yang tidak terlalu umum pada banyak candi Hindu di Indonesia. Candi berdiri di atas kaki bangunan yang sederhana dengan tubuh candi yang relatif ramping. Walaupun sebagian ornamen telah mengalami kerusakan akibat usia, bentuk dasar arsitekturnya masih dapat diamati dengan jelas.

Di relung-relung candi dahulu ditempatkan arca-arca yang berkaitan dengan tradisi Siwaisme. Beberapa arca yang ditemukan di kawasan ini menggambarkan tokoh-tokoh penting dalam kosmologi Hindu, seperti Dewa Siwa, Agastya, Durga, dan Ganesha. Kehadiran arca-arca tersebut menunjukkan bahwa Candi Badut merupakan tempat pemujaan yang didedikasikan untuk tradisi Hindu aliran Siwa.

Salah satu daya tarik utama Candi Badut adalah kesan kesederhanaannya. Tidak terdapat relief naratif yang rumit seperti yang ditemukan pada Candi Jago atau Candi Penataran. Sebaliknya, keindahan candi ini justru terletak pada proporsi bangunan yang harmonis dan bentuk arsitektur yang mencerminkan tahap awal perkembangan seni bangunan Hindu di Jawa Timur.

Bagi para arkeolog, kesederhanaan tersebut sangat berharga karena memberikan gambaran tentang evolusi arsitektur candi dari masa ke masa. Melalui Candi Badut, dapat dilihat bagaimana bentuk-bentuk awal bangunan keagamaan berkembang sebelum mencapai tingkat kerumitan yang lebih tinggi pada masa Singhasari dan Majapahit.

Lingkungan sekitar candi yang kini berada di tengah kawasan perkotaan juga memberikan kontras menarik antara masa lalu dan masa kini. Di satu sisi berdiri bangunan kuno yang berusia lebih dari satu milenium, sementara di sekelilingnya berkembang kehidupan modern Kota Malang. Pemandangan ini menunjukkan bagaimana warisan sejarah dapat tetap bertahan di tengah perubahan zaman.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua