Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
DI Yogyakarta
»
Busana Tradisional


Paes Ageng, Busana Pengantin Yogyakarta yang Menjadi Lambang Keagungan Cinta

Foto: Berbeda dengan pengantin yang memakai kebaya tertutup, pengantin Paes Ageng mengenakan kain panjang bermotif khusus (seperti Alasan) yang dililitkan di tubuh tanpa mengenakan baju dalaman atau kebaya
Warta Konsumen Indonesia

Beberapa modifikasi memang mulai muncul, misalnya penggunaan bahan kain yang lebih ringan atau penyesuaian tata rias agar sesuai dengan kebutuhan fotografi modern. Namun perubahan tersebut umumnya tidak menghilangkan unsur-unsur utama yang menjadi identitas Paes Ageng.

Busana ini juga semakin sering digunakan dalam sesi foto pranikah maupun promosi pariwisata budaya. Keanggunannya mampu menciptakan citra visual yang kuat sehingga banyak wisatawan tertarik mengenal lebih jauh tradisi pernikahan Jawa. Tak sedikit pula wisatawan yang datang ke Yogyakarta untuk menyaksikan secara langsung prosesi adat yang masih dijalankan oleh masyarakat.

Keraton Yogyakarta sendiri memiliki peran besar dalam menjaga kelestarian tradisi ini. Berbagai aturan mengenai tata busana, tata rias, hingga prosesi adat tetap dipelihara sebagai bagian dari warisan budaya yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya. Kehadiran para abdi dalem, perias tradisional, pembatik, hingga pengrajin aksesori menjadi bukti bahwa ekosistem budaya di balik Paes Ageng masih hidup hingga sekarang.

Keberadaan pengrajin lokal juga memberi nilai ekonomi yang tidak kecil. Pembuatan kain batik tulis, perhiasan tradisional, bunga melati rangkai, hingga perlengkapan pengantin melibatkan banyak pelaku usaha kreatif. Dengan demikian, setiap penyelenggaraan pernikahan adat secara tidak langsung turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

Di era media sosial, Paes Ageng memperoleh panggung baru. Foto-foto pengantin dengan balutan busana keraton sering menjadi inspirasi karena memancarkan kesan elegan dan berkelas. Banyak fotografer memanfaatkan latar bangunan berarsitektur Jawa seperti pendopo, taman keraton, atau situs bersejarah agar nuansa tradisional semakin terasa.

Meski tampil mewah, esensi Paes Ageng sesungguhnya bukan terletak pada kemegahan busananya. Nilai utama yang diwariskan adalah penghormatan terhadap keluarga, kesetiaan, pengendalian diri, dan tanggung jawab dalam membangun rumah tangga. Filosofi tersebut tetap relevan meskipun kehidupan masyarakat telah berubah jauh dibandingkan masa ketika busana ini pertama kali berkembang.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua