Meski terlihat eksklusif, Anggrek Bulan sebenarnya termasuk tanaman yang relatif mudah dipelihara jika memahami kebutuhan dasarnya. Banyak orang mengira tanaman ini sulit dirawat karena sering kali gagal berbunga kembali setelah bunga pertamanya layu. Padahal, sebagian besar kegagalan tersebut disebabkan oleh kondisi lingkungan yang kurang sesuai.
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah pencahayaan. Anggrek Bulan menyukai cahaya terang tetapi tidak terkena sinar matahari langsung. Di habitat alaminya, tanaman ini hidup di bawah naungan pepohonan sehingga hanya menerima cahaya yang tersaring oleh tajuk hutan. Paparan sinar matahari yang terlalu terik justru dapat menyebabkan daun terbakar dan tanaman mengalami stres.
Suhu ideal berkisar antara 20 hingga 30 derajat Celsius dengan kelembapan udara yang cukup tinggi. Kondisi seperti ini mudah ditemukan di sebagian besar wilayah Indonesia sehingga Anggrek Bulan sebenarnya sangat cocok dipelihara di pekarangan rumah maupun di dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik.
Media tanam juga berbeda dengan tanaman biasa. Karena merupakan epifit, Anggrek Bulan tidak memerlukan tanah. Sebagai gantinya digunakan media berupa potongan pakis, sabut kelapa, arang kayu, kulit pinus, atau campuran bahan berpori lainnya yang mampu menjaga kelembapan sekaligus memberikan ruang bagi akar untuk bernapas.
Penyiraman dilakukan secukupnya. Media tanam sebaiknya dibiarkan sedikit mengering sebelum disiram kembali agar akar tidak membusuk. Umumnya penyiraman dua hingga tiga kali seminggu sudah cukup, meski frekuensinya dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca dan kelembapan lingkungan.
Pemupukan ringan secara berkala membantu merangsang pertumbuhan daun, akar, dan bunga. Pupuk khusus anggrek biasanya diberikan dalam dosis rendah setiap satu atau dua minggu sekali. Ketika tanaman memasuki fase pembungaan, komposisi pupuk dapat disesuaikan agar produksi bunga menjadi lebih optimal.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB