Bagi para penghobi tanaman hias, Hoya coronaria termasuk spesies yang cukup menantang. Tanaman ini tidak menyukai media tanam yang terlalu basah karena akarnya membutuhkan sirkulasi udara yang baik. Oleh sebab itu, media berpori seperti campuran sabut kelapa, pakis, kulit pinus, atau arang sering digunakan untuk meniru kondisi habitat alaminya.
Pencahayaan juga menjadi faktor penting. Cahaya matahari langsung dalam intensitas tinggi dapat menyebabkan daun terbakar, sedangkan tempat yang terlalu gelap membuat tanaman sulit berbunga. Posisi yang mendapat sinar matahari pagi atau cahaya terang tidak langsung menjadi pilihan terbaik.
Salah satu keunikan Hoya coronaria adalah kemampuannya berbunga berulang kali pada tangkai bunga yang sama. Karena itu, para penghobi biasanya tidak memotong bekas tangkai bunga setelah masa mekar selesai. Tangkai tersebut berpotensi menghasilkan tandan bunga baru pada musim berikutnya.
Keindahan Hoya coronaria tidak hanya menarik perhatian kolektor, tetapi juga fotografer alam dan wisatawan yang gemar mengeksplorasi flora tropis. Di sejumlah kawasan konservasi Kalimantan, keberadaan berbagai spesies Hoya menjadi daya tarik tambahan bagi wisata berbasis keanekaragaman hayati. Pengunjung dapat menyaksikan secara langsung bagaimana bunga eksotis ini tumbuh alami di tengah hutan yang masih terjaga.
Menjaga Kelestarian Hoya coronaria sebagai Warisan Flora Nusantara
Meningkatnya minat terhadap Hoya coronaria membawa dua sisi yang berbeda. Di satu sisi, popularitasnya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap flora asli Indonesia. Namun di sisi lain, permintaan pasar yang tinggi berpotensi mendorong pengambilan tanaman langsung dari alam apabila tidak disertai praktik budidaya yang bertanggung jawab.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB