Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Benteng Kolonial
»
Detail Berita


Menyusuri Jejak Benteng Tolukko, Penjaga Sunyi Sejarah Rempah di Maluku

Foto: Mulanya dibangun pada tahun 1522 oleh panglima Portugis bernama Francisco Serrao. Nama benteng ini diambil dari nama penguasa Kesultanan Ternate, yaitu Kaicil Tolukko
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Salah satu keunikan Benteng Tolukko adalah letaknya yang berdiri di atas batu karang menghadap langsung ke laut. Posisi ini memberikan keuntungan strategis bagi pasukan yang berjaga. Mereka dapat melihat kapal yang datang dari kejauhan sekaligus mengendalikan jalur pelayaran menuju Ternate.

Dari atas benteng, panorama laut terbentang luas hingga ke Pulau Tidore. Saat cuaca cerah, siluet Gunung Tidore tampak berdiri megah di seberang laut, menghadirkan latar belakang yang sangat fotogenik. Tidak heran jika banyak wisatawan datang menjelang sore untuk menikmati matahari terbenam sambil menyaksikan lanskap kepulauan yang memesona.

Di beberapa sudut benteng masih terlihat bekas tempat meletakkan meriam. Lubang-lubang pengintaian pada dinding memperlihatkan bagaimana prajurit dahulu mengawasi setiap pergerakan kapal yang melintas. Ruang di dalam benteng memang tidak terlalu luas, tetapi cukup untuk menampung garnisun kecil yang bertugas menjaga wilayah pesisir.

Tangga batu yang menghubungkan berbagai bagian benteng masih dipertahankan dalam bentuk aslinya. Berjalan menyusuri lorong-lorong sempit memberikan pengalaman seolah kembali ke masa ketika benteng menjadi pusat aktivitas militer. Setiap sudut menghadirkan nuansa historis yang kuat, terlebih ketika angin laut bertiup membawa aroma asin khas pesisir Maluku.

Benteng juga memiliki halaman terbuka yang dahulu digunakan sebagai tempat berkumpul para prajurit. Kini area tersebut menjadi ruang favorit wisatawan untuk menikmati panorama laut atau berfoto dengan latar belakang bangunan kolonial yang unik.

Meski telah berusia hampir lima abad, kondisi Benteng Tolukko tergolong baik. Restorasi dilakukan dengan tetap mempertahankan bentuk asli bangunan sehingga karakter sejarahnya tidak hilang. Pengunjung masih dapat melihat susunan batu, bentuk pintu, hingga konstruksi tembok yang mencerminkan teknik arsitektur militer Eropa abad ke-16.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Baca Juga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua