Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Papua Selatan
»
Ragam Fauna


Kanguru Tanah Papua Selatan, Penjaga Sunyi Lanskap Liar di Ujung Timur Indonesia

Foto: Berbeda dengan Kanguru Australia, Kanguru Tanah berukuran lebih kecil namun memiliki kaki belakang yang kuat untuk melompat
Warta Konsumen Indonesia

Kanguru tanah memiliki kemampuan beradaptasi yang sangat baik terhadap berbagai tipe habitat. Di Papua Selatan, satwa ini dapat ditemukan pada hutan terbuka, kawasan savana, semak belukar, hingga padang rumput yang berbatasan dengan hutan. Mereka cenderung memilih lokasi yang memiliki cukup tutupan vegetasi sebagai tempat berlindung dari predator maupun cuaca panas.

Aktivitas kanguru tanah lebih banyak berlangsung pada pagi dan sore hari. Saat siang yang terik, mereka biasanya beristirahat di bawah pepohonan atau semak yang rapat. Pola hidup seperti ini membantu mereka menghemat energi sekaligus menghindari suhu tinggi yang dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

Makanan utama kanguru tanah berupa rumput, daun muda, pucuk tanaman, biji-bijian, serta berbagai tumbuhan liar yang tumbuh di habitat alaminya. Sistem pencernaan mereka dirancang untuk mengolah serat tumbuhan secara efisien sehingga mampu bertahan di lingkungan yang sumber makanannya berubah mengikuti musim.

Cara bergerak kanguru tanah menjadi salah satu ciri yang paling mudah dikenali. Kedua kaki belakang yang panjang dan kuat memungkinkan mereka melompat dengan kecepatan tinggi ketika merasa terganggu. Sementara itu, ekor yang panjang berfungsi sebagai penyeimbang tubuh saat melompat maupun ketika berdiri tegak. Gerakan tersebut membuat mereka mampu melewati semak, batang kayu tumbang, maupun medan bergelombang dengan sangat lincah.

Induk kanguru tanah memiliki kantong di bagian perut sebagai tempat membesarkan anak. Setelah lahir, bayi kanguru yang ukurannya sangat kecil akan merangkak menuju kantong induknya. Di dalam kantong tersebut, anak kanguru memperoleh perlindungan sekaligus asupan susu hingga cukup kuat untuk mulai keluar dan mengikuti induknya mencari makan. Bahkan setelah mampu berjalan sendiri, anak kanguru masih sering kembali ke dalam kantong apabila merasa terancam.

Di alam liar, kanguru tanah memiliki berbagai musuh alami, termasuk buaya di kawasan rawa, ular besar, serta anjing liar. Namun, ancaman terbesar justru berasal dari aktivitas manusia. Perubahan fungsi lahan menjadi kawasan permukiman, pertanian, maupun pembangunan infrastruktur dapat mengurangi luas habitat yang tersedia. Perburuan yang tidak terkendali juga berpotensi menurunkan jumlah populasi apabila tidak diimbangi dengan pengelolaan yang berkelanjutan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua