Selain cenderawasih merah, Waigeo juga menjadi habitat bagi burung cenderawasih Wilson (Cicinnurus respublica), salah satu spesies burung paling langka di dunia. Burung berukuran kecil ini memiliki perpaduan warna merah, biru, hijau, dan kuning yang sangat mencolok sehingga sering dijuluki sebagai permata hutan Papua. Keberadaannya menjadi indikator penting bahwa ekosistem hutan Waigeo masih terjaga dengan baik.
Mamalia endemik turut memperkaya kehidupan liar di kawasan ini. Berbagai jenis kuskus hidup di pepohonan tinggi, sementara kelelawar buah membantu proses penyerbukan dan penyebaran biji berbagai tumbuhan hutan. Di beberapa lokasi juga ditemukan kanguru pohon yang menjadi salah satu mamalia unik khas Papua meskipun populasinya sangat terbatas.
Reptil dan amfibi juga berkembang dalam ekosistem yang sehat. Beragam jenis kadal, ular tidak berbisa, katak hutan, hingga serangga endemik hidup berdampingan dalam rantai kehidupan yang kompleks. Banyak spesies bahkan masih terus dipelajari karena belum seluruhnya teridentifikasi secara ilmiah.
Keanekaragaman tumbuhan tidak kalah mengagumkan. Pohon-pohon merbau, matoa, damar, beringin, hingga berbagai jenis palem tumbuh membentuk kanopi hutan yang rapat. Di sela-sela pepohonan, anggrek liar berkembang dengan warna-warna yang mencolok, sementara tanaman paku, lumut, rotan, dan tumbuhan epifit menghiasi batang-batang pohon besar.
Kondisi alam yang relatif masih utuh menjadikan Waigeo sebagai kawasan penting dalam menjaga keberlangsungan plasma nutfah Papua. Banyak tumbuhan memiliki potensi sebagai tanaman obat maupun sumber pangan alami yang masih dimanfaatkan masyarakat adat secara turun-temurun.
Di bagian pegunungan, udara terasa lebih sejuk dengan kabut yang kerap menyelimuti lereng-lereng hutan. Mata air yang berasal dari kawasan tersebut mengalir menuju sungai-sungai kecil sebelum akhirnya bermuara ke laut. Siklus alam inilah yang menjaga kualitas perairan pesisir Raja Ampat tetap jernih sehingga mendukung kehidupan terumbu karang yang terkenal di seluruh dunia.
Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB
Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB
Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB
Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB
Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB
Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB
Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB
Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB
Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB
Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB
Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB