Hutan tropis Maluku Utara menyediakan seluruh kebutuhan hidup Burung Kakatua Maluku. Pohon-pohon besar tidak hanya menjadi tempat mencari makan, tetapi juga lokasi bersarang dan berlindung dari predator. Burung ini biasanya membuat sarang di dalam lubang pohon tua yang berada pada ketinggian belasan hingga puluhan meter dari permukaan tanah.
Musim berkembang biak umumnya berlangsung ketika ketersediaan makanan melimpah. Betina biasanya menghasilkan satu hingga dua butir telur yang dierami secara bergantian bersama pejantan selama kurang lebih satu bulan. Setelah menetas, anak burung tetap berada di dalam sarang selama beberapa bulan hingga cukup kuat untuk terbang.
Perawatan terhadap anak dilakukan oleh kedua induknya. Mereka secara bergantian mencari makanan dan menyuapi anak-anaknya menggunakan makanan yang telah dilunakkan di dalam tembolok. Pola pengasuhan ini menunjukkan tingginya tingkat kerja sama antara pasangan Burung Kakatua Maluku.
Dalam rantai ekologi, keberadaan burung ini memberikan manfaat yang jauh lebih besar daripada sekadar menjadi penghuni hutan. Sebagai pemakan buah, Burung Kakatua Maluku membantu menjaga keseimbangan regenerasi vegetasi melalui penyebaran biji. Banyak spesies pohon yang bergantung pada satwa pemakan buah untuk memperluas persebarannya.
Selain itu, aktivitas mereka saat memecahkan buah maupun biji turut membuka akses makanan bagi berbagai satwa kecil lainnya. Lubang-lubang pohon bekas sarang kakatua juga dapat dimanfaatkan oleh burung lain, mamalia kecil, hingga reptil sebagai tempat berlindung.
Sayangnya, keseimbangan tersebut kini menghadapi berbagai ancaman. Hilangnya hutan akibat pembukaan lahan, penebangan liar, dan pembangunan infrastruktur menyebabkan habitat Burung Kakatua Maluku semakin terfragmentasi. Ketika kawasan hutan mengecil, ruang hidup mereka ikut menyusut sehingga persaingan memperoleh makanan menjadi lebih tinggi.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB