Ancaman yang tidak kalah serius berasal dari perdagangan satwa liar. Sejak puluhan tahun lalu, Burung Kakatua Maluku menjadi salah satu burung hias paling diminati karena kecantikan dan kemampuannya menirukan suara manusia. Permintaan tinggi membuat banyak individu diambil langsung dari alam menggunakan berbagai cara yang sering kali merusak populasi.
Pengambilan anak burung dari sarang menyebabkan tingkat keberhasilan reproduksi menurun drastis. Dalam banyak kasus, induk yang kehilangan anak bahkan meninggalkan lokasi bersarang. Praktik ini berdampak besar terhadap penurunan populasi di habitat alaminya.
Karena berbagai ancaman tersebut, Burung Kakatua Maluku kini memperoleh perlindungan hukum di Indonesia. Perdagangan internasionalnya juga diawasi secara ketat melalui berbagai kesepakatan konservasi global. Berbagai lembaga konservasi, pemerintah, hingga masyarakat lokal terus berupaya menjaga keberlangsungan spesies ini melalui perlindungan habitat, patroli kawasan hutan, edukasi masyarakat, serta penangkaran yang dilakukan secara bertanggung jawab.
Simbol Keindahan Alam Maluku yang Perlu Dijaga Bersama
Burung Kakatua Maluku bukan sekadar satwa endemik, melainkan bagian dari identitas alam Kepulauan Maluku. Keberadaannya menggambarkan betapa kayanya ekosistem Indonesia yang menjadi rumah bagi ribuan spesies unik. Tidak sedikit wisatawan mancanegara yang datang ke Maluku Utara dengan harapan dapat melihat langsung burung ini terbang bebas di habitat alaminya.
Pengamatan burung atau *birdwatching* kini menjadi salah satu bentuk wisata alam yang berkembang di kawasan timur Indonesia. Aktivitas tersebut memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan tanpa harus mengeksploitasi satwa. Wisata berbasis konservasi justru mendorong masyarakat untuk menjaga habitat karena keberadaan burung menjadi aset wisata yang bernilai tinggi.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB