Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Maluku Utara
»
Aneka Flora


Jejak Harum Pala dari Tidore, Rempah Legendaris yang Mengubah Sejarah Dunia

Foto: Bentuk buah bulat, daging buah berwarna kuning muda, dan kulit buah bagian luar berwarna merah kecoklatan
Warta Konsumen Indonesia
Penulis: Aida Chaerani

Tidore, Indonesianer.com -- Pala Tidore (Myristica fragrans) adalah varietas pala unggulan nasional asal Kota Tidore, Maluku Utara. Komoditas rempah bersejarah ini telah ditetapkan sebagai Kekayaan Intelektual Komunal, terkenal dengan aroma kuat, nilai ekonomi tinggi, dan daging buah yang memiliki ciri khas dilindungi oleh bulu tipis.

Di ujung timur Indonesia, berdiri sebuah pulau vulkanik yang tampak tenang dengan lereng hijau menghadap laut biru. Sekilas, Pulau Tidore mungkin hanya terlihat sebagai salah satu pulau kecil di Kepulauan Maluku Utara. Namun, di balik bentang alamnya yang memesona, Tidore menyimpan kisah luar biasa tentang sebuah rempah yang pernah menjadi komoditas paling berharga di dunia. Rempah itu adalah pala.

Nama pala dari Tidore mungkin tidak sepopuler pala Banda dalam berbagai catatan sejarah. Akan tetapi, Tidore memiliki hubungan yang sangat erat dengan perjalanan perdagangan rempah Nusantara. Selama berabad-abad, pulau ini menjadi salah satu pusat kekuasaan Kesultanan Tidore yang mengendalikan jalur perdagangan rempah di kawasan timur Indonesia. Aroma pala yang tumbuh di lereng-lereng subur pulau ini ikut mengundang para pedagang dari Arab, India, Tiongkok, hingga bangsa-bangsa Eropa untuk berlayar ribuan kilometer melintasi samudra.

Hingga kini, pala tetap menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Tidore. Pohon-pohon pala masih tumbuh berdampingan dengan cengkih, kelapa, dan berbagai tanaman tropis lainnya. Bagi warga setempat, pala bukan sekadar tanaman perkebunan, melainkan warisan sejarah yang telah membentuk identitas daerah selama ratusan tahun.

Iklim tropis yang lembap, curah hujan tinggi, serta tanah vulkanik yang subur menjadikan Tidore sebagai habitat ideal bagi pohon pala. Tanaman ini dapat tumbuh hingga belasan meter dengan tajuk yang rindang. Saat musim panen tiba, buah pala berwarna kuning keemasan akan merekah dengan sendirinya, memperlihatkan biji yang dibungkus selaput merah cerah bernama fuli atau mace.

Keunikan pala terletak pada hampir seluruh bagian buahnya yang memiliki nilai ekonomi. Daging buah dapat diolah menjadi manisan, sirup, dodol, selai, hingga berbagai minuman khas. Biji pala menjadi rempah bernilai tinggi untuk kebutuhan kuliner dan industri makanan, sedangkan fuli sering dimanfaatkan sebagai bumbu masakan premium karena memiliki aroma yang lebih lembut namun kaya cita rasa.

Di Tidore, pemanfaatan pala berlangsung secara turun-temurun. Banyak keluarga mengolah hasil panen menjadi produk rumahan yang dipasarkan kepada wisatawan maupun dikirim ke berbagai daerah di Indonesia. Kreativitas masyarakat dalam mengembangkan produk berbasis pala turut membantu menjaga nilai tambah hasil perkebunan agar tidak hanya bergantung pada penjualan biji kering.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua