Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Kalimantan Utara
»
Flora


Jejak Rafflesia Keithii, Sang Bunga Raksasa dari Hutan Borneo yang Memikat Dunia

Foto: Spesies ini tumbuh holoparasit pada tumbuhan inang (sulur Tetrastigma) dan bunganya dapat mekar dengan diameter mencapai hingga 1 meter
Pedoman Media Siber
Penulis: Aida Cessilia

Malinau, Indonesianer.com -- Rafflesia keithii adalah tumbuhan parasit endemik di Sabah, Kalimantan. Tumbuhan tanpa daun, batang, atau akar ini terkenal karena menghasilkan bunga tunggal terbesar di dunia dengan diameter mencapai 1 meter. Bunga ini mengeluarkan aroma busuk untuk menarik serangga penyerbuk.

Di tengah lebatnya hutan hujan tropis Pulau Borneo, terdapat salah satu keajaiban alam yang membuat banyak peneliti, fotografer, hingga wisatawan rela menembus jalur hutan yang berat. Bunga itu adalah Rafflesia keithii, salah satu spesies rafflesia terbesar di dunia yang terkenal karena ukuran bunganya yang luar biasa besar sekaligus kemunculannya yang sangat langka. Meski sering dijuluki sebagai "bunga bangkai" karena aroma khas yang dikeluarkannya saat mekar, Rafflesia keithii justru menjadi simbol penting kekayaan hayati Kalimantan dan Sabah.

Keunikan bunga ini tidak hanya terletak pada ukurannya. Rafflesia keithii memiliki siklus hidup yang sangat tidak biasa. Ia tidak memiliki daun, batang, maupun akar sebagaimana tumbuhan pada umumnya. Seluruh kehidupannya bergantung pada tanaman inang dari genus Tetrastigma, sejenis tumbuhan merambat yang hidup di hutan tropis. Hubungan parasit tersebut membuat keberadaan Rafflesia keithii sangat bergantung pada kondisi ekosistem hutan yang masih alami.

Nama spesies ini diberikan sebagai penghormatan kepada Henry George Keith, seorang pejabat kolonial Inggris yang pernah bertugas di wilayah Sabah pada pertengahan abad ke-20. Meski telah lama dikenal dalam dunia botani, Rafflesia keithii hingga kini tetap menjadi objek penelitian karena masih banyak aspek biologinya yang belum sepenuhnya dipahami.

Pulau Borneo memang dikenal sebagai pusat keanekaragaman spesies rafflesia. Selain Rafflesia arnoldii yang lebih populer di Sumatra, Borneo menjadi rumah bagi sejumlah spesies lain seperti Rafflesia pricei, Rafflesia tengku-adlinii, Rafflesia cantleyi, dan tentu saja Rafflesia keithii. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda, namun semuanya sama-sama bergantung pada kelestarian hutan hujan tropis.

Salah satu daya tarik terbesar Rafflesia keithii adalah ukuran bunganya yang dapat mencapai diameter sekitar 80 hingga lebih dari 100 sentimeter ketika mekar sempurna. Kelopak bunganya tebal dengan warna merah kecokelatan yang dipenuhi bintik-bintik putih krem. Bentuk tersebut membuatnya tampak eksotis sekaligus unik dibandingkan bunga-bunga lain di dunia.

Bunga raksasa ini juga dikenal memiliki masa mekar yang sangat singkat. Setelah bertahun-tahun berkembang sebagai kuncup di dalam jaringan tanaman inang, bunganya hanya bertahan sekitar lima hingga tujuh hari sebelum akhirnya layu dan membusuk. Singkatnya masa mekar inilah yang membuat banyak wisatawan harus mengandalkan informasi dari pemandu lokal apabila ingin melihatnya secara langsung.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Fauna

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Flora

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata

Pilihan Redaksi

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata Pulesari, Perpaduan Alam, Budaya dan Edukasi di Lereng Merapi

Desa Wisata

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata Botubarani, Destinasi Ekowisata di Tepi Teluk Tomini Gorontalo

Desa Wisata

Baca Juga

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata Sanankerto, Oase Alami di Jalur Wisata Pantai Selatan Malang

Desa Wisata

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata Krebet Yogyakarta, Kampung yang Menjaga Tradisi Batik Kayu

Desa Wisata

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia

Peristiwa

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geopark Natuna, Jejak Geologi Purba di Gerbang Utara Indonesia

Geoheritage

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Situs Song Terus Pacitan, Menelusuri Jejak Kehidupan Manusia Purba di Kawasan Karst Gunung Sewu

Purbakala

Berita Lainnya

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Menyelami Adat dan Budaya Maluku Utara, Merawat Jejak Kesultanan Rempah

Tradisi

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Situs Semedo Tegal, Jejak Purba yang Mengubah Peta Arkeologi Indonesia

Purbakala

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua