Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Sulawesi Selatan
»
Ragam Fauna


Mengenal Penghuni Lantai Hutan Sulawesi, Tupai Tanah yang Jarang Tersorot

Foto: Tupai Tanah memiliki perilaku unik dengan menggali terowongan kompleks di bawah tanah, memengaruhi struktur tanah dan infiltrasi air
Warta Konsumen Indonesia

Enrekang, Indonesianer.com -- Tupai tanah Sulawesi (Hyosciurus) adalah satwa endemik pulau Sulawesi. Satwa ini berasal dari beberapa kabupaten di wilayah pegunungan Sulawesi. Satwa ini dikenal dengan moncongnya yang memanjang dan sangat gemar menggali tanah atau kayu membusuk untuk mencari serangga atau larva kumbang.

Di tengah lebatnya hutan tropis Sulawesi, terdapat banyak satwa endemik yang telah lama menarik perhatian para peneliti. Nama-nama seperti anoa, babirusa, tarsius, dan maleo sering menjadi ikon keanekaragaman hayati pulau berbentuk huruf K tersebut. Namun, di balik popularitas satwa-satwa itu, masih ada penghuni hutan lain yang jarang mendapat sorotan. Salah satunya adalah tupai tanah Sulawesi, mamalia kecil yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di permukaan tanah, berbeda dengan kebanyakan tupai yang akrab dengan pepohonan.

Keberadaan tupai tanah menjadi bukti bahwa proses evolusi di Sulawesi menghasilkan bentuk-bentuk kehidupan yang unik. Pulau ini memang dikenal sebagai wilayah peralihan antara Asia dan Australia, sehingga memiliki tingkat endemisme yang sangat tinggi. Banyak satwa berkembang secara terisolasi selama jutaan tahun hingga membentuk spesies yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia.

Meski ukurannya relatif kecil dan penampilannya sederhana, tupai tanah memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. Satwa ini membantu penyebaran biji, mengendalikan populasi serangga, sekaligus menjadi bagian dari rantai makanan alami. Sayangnya, karena sifatnya pemalu dan aktif di lantai hutan yang lebat, keberadaannya lebih sering diketahui para peneliti dibanding wisatawan.

Adaptasi Unik di Lantai Hutan Tropis

Berbeda dengan tupai pohon yang lincah melompat dari satu cabang ke cabang lainnya, tupai tanah Sulawesi lebih banyak bergerak di atas permukaan tanah. Tubuhnya relatif ramping dengan kaki yang kuat untuk berlari cepat melewati dedaunan kering, akar pohon, dan bebatuan. Ekor tetap berfungsi sebagai alat penyeimbang, tetapi tidak sepanjang atau seberumbai beberapa jenis tupai arboreal.

Warna bulunya umumnya didominasi cokelat, abu-abu, atau kecokelatan gelap. Warna tersebut menjadi kamuflase alami yang sangat efektif di antara serasah daun. Ketika merasa terancam, tupai tanah biasanya tidak langsung memanjat pohon, melainkan berlari zig-zag menuju semak rapat atau celah batu untuk menghindari predator.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua