Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Fauna
»
Detail Berita


Menelusuri Jejak Surili Jawa, Primata Pemalu Penjaga Hutan Pegunungan

Foto: Memiliki ukuran tubuh sedang hingga besar dengan bulu tebal. Umumnya berwarna abu-abu gelap dengan dada berwarna putih. Kepala mereka memiliki jambul runcing dan alis yang kaku
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Warna bulunya didominasi abu-abu keperakan hingga cokelat keabu-abuan, tergantung lokasi habitatnya. Bagian wajah berwarna hitam dengan lingkar putih di sekitar pipi yang membuat ekspresinya tampak lembut. Anak surili memiliki warna bulu yang jauh berbeda. Ketika baru lahir, bulunya berwarna putih kekuningan atau jingga terang sehingga mudah dikenali oleh anggota kelompoknya.

Surili dikenal sebagai primata yang sangat pemalu. Berbeda dengan monyet ekor panjang yang sering mendekati manusia, surili justru akan menjauh ketika merasa terganggu. Sifat inilah yang membuat keberadaannya jarang terlihat oleh wisatawan meskipun sebenarnya hidup tidak terlalu jauh dari jalur pendakian atau kawasan wisata alam.

Habitat favorit Surili Jawa adalah hutan hujan pegunungan dengan ketinggian sekitar 500 hingga lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut. Mereka hampir seluruh hidupnya dihabiskan di atas pohon. Kanopi hutan menjadi tempat mencari makan, beristirahat, bermain, hingga berlindung dari predator.

Sebagai satwa arboreal, surili memiliki kemampuan berpindah dari satu pohon ke pohon lain dengan sangat lincah. Mereka memanfaatkan cabang-cabang besar untuk melompat tanpa harus turun ke tanah. Kebiasaan ini membantu mereka menghindari ancaman sekaligus mencari sumber makanan yang tersebar di berbagai bagian hutan.

Makanan utama Surili Jawa adalah daun muda yang kaya nutrisi dan mudah dicerna. Selain itu, mereka juga memakan pucuk tanaman, bunga, buah-buahan, biji, serta sesekali kulit pohon. Sistem pencernaan surili telah berevolusi secara khusus sehingga mampu mengolah makanan berserat tinggi yang tidak dapat dicerna oleh banyak primata lainnya.

Dalam kehidupan sosialnya, surili hidup berkelompok. Satu kelompok biasanya terdiri atas seekor jantan dewasa, beberapa betina, serta anak-anaknya. Jumlah anggota kelompok dapat berkisar antara lima hingga lima belas individu.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

Baca Juga

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua