Di tengah bentang alam hijau Provinsi Jambi, terdapat sebuah kawasan yang menyimpan kisah perjalanan bumi selama ratusan juta tahun. Kawasan itu adalah Geopark Merangin, sebuah wilayah yang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga menyimpan warisan geologi yang sangat langka dan bernilai internasional. Berada di Kabupaten Merangin, geopark ini menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian para ilmuwan, pencinta alam, hingga wisatawan yang ingin mengenal lebih dekat sejarah panjang planet yang kita tinggali.
Jika banyak destinasi wisata menawarkan panorama pegunungan, air terjun, atau sungai yang indah, Geopark Merangin menghadirkan sesuatu yang lebih dari sekadar pemandangan. Kawasan ini memungkinkan pengunjung melihat langsung bukti-bukti kehidupan purba yang pernah ada di bumi ratusan juta tahun lalu. Fosil tumbuhan yang tersimpan di bebatuan Merangin menjadi salah satu peninggalan geologi paling penting di Asia Tenggara dan menjadikan kawasan ini memiliki nilai ilmiah yang luar biasa.
Geopark Merangin membentang di wilayah yang didominasi perbukitan, hutan tropis, serta aliran sungai yang membelah lanskap pedalaman Jambi. Di balik keindahan alam tersebut tersimpan lapisan-lapisan batuan yang merekam perjalanan bumi sejak masa ketika kawasan ini masih menjadi bagian dari lingkungan purba yang sangat berbeda dengan kondisi saat ini.
Bagi masyarakat umum, fosil sering kali identik dengan tulang dinosaurus atau hewan purba. Namun, yang membuat Merangin begitu istimewa adalah keberadaan fosil flora purba yang berasal dari masa Permian, sekitar 250 hingga 300 juta tahun lalu. Usia tersebut jauh lebih tua dibandingkan banyak situs fosil terkenal lainnya di Indonesia. Fosil-fosil ini menjadi bukti bahwa wilayah yang kini menjadi Sumatra pernah mengalami perubahan lingkungan yang sangat besar sepanjang sejarah geologi bumi.
Keberadaan warisan geologi tersebut menjadikan Geopark Merangin bukan hanya aset Kabupaten Merangin atau Provinsi Jambi, tetapi juga bagian penting dari kekayaan ilmiah Indonesia. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan ini semakin dikenal sebagai destinasi geowisata yang memadukan konservasi, pendidikan, dan pariwisata berkelanjutan.
Warisan Fosil Purba dan Bentang Alam yang Menyimpan Sejarah Bumi
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:51 WIB
Istana Nusantara
18 Jun 2026, 11:50 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:13 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:12 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:11 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 7:10 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
17 Jun 2026, 4:55 WIB
Festival Budaya
16 Jun 2026, 22:00 WIB
Geopark
16 Jun 2026, 17:43 WIB
Geosite
15 Jun 2026, 20:28 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Festival Budaya
15 Jun 2026, 10:29 WIB
Peristiwa
15 Jun 2026, 6:08 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 13:00 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:59 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:58 WIB
Desa Wisata
14 Jun 2026, 12:51 WIB
Festival Budaya
14 Jun 2026, 12:50 WIB