Di sebuah perbukitan hijau di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berdiri sebuah situs purbakala yang hingga kini masih menjadi salah satu peninggalan megalitik paling menarik di Indonesia. Situs tersebut dikenal sebagai Gunung Padang, sebuah kompleks batu bertingkat yang tersusun di atas bukit alami dan telah lama menarik perhatian para peneliti, arkeolog, maupun masyarakat luas.
Gunung Padang sering disebut sebagai situs megalitik terbesar di Asia Tenggara berdasarkan luas area kompleks utamanya. Struktur berundak yang terlihat dari kejauhan memperlihatkan pola susunan batu-batu andesit yang tertata secara terencana. Dari puncak bukit, pengunjung dapat melihat susunan teras-teras yang membentuk lanskap arkeologi unik, berbeda dari situs-situs lain yang umumnya berada di dataran rendah.
Berbeda dengan candi-candi Hindu-Buddha yang banyak ditemukan di Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gunung Padang berasal dari tradisi megalitik yang lebih tua. Tradisi ini berkembang jauh sebelum pengaruh Hindu dan Buddha masuk ke Nusantara, sehingga situs ini menjadi salah satu bukti penting mengenai kehidupan masyarakat prasejarah di wilayah Sunda.
Selama bertahun-tahun, Gunung Padang menjadi objek penelitian yang intensif karena kompleksitas struktur dan lapisan budayanya. Berbagai penelitian arkeologi menunjukkan bahwa situs ini bukan hanya sekadar tumpukan batu, tetapi sebuah struktur yang memiliki perencanaan dan fungsi tertentu dalam kehidupan masyarakat masa lalu.
Struktur Berlapis yang Menyimpan Jejak Masa Prasejarah
Salah satu hal yang membuat Gunung Padang sangat menarik adalah struktur berundaknya yang terdiri dari beberapa teras batu yang tersusun dari bawah hingga puncak bukit. Setiap teras dibangun dengan menggunakan batu-batu andesit yang disusun tanpa menggunakan perekat seperti semen, melainkan mengandalkan teknik penataan tradisional.
Museum
29 Mei 2026, 15:43 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:32 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:22 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:15 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:08 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:00 WIB
Perspektif
28 Mei 2026, 17:16 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:57 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:54 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:53 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:52 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:51 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:49 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:48 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:47 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:45 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:48 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:45 WIB