Di pesisir barat Kalimantan, tepatnya di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, setiap tahun berlangsung sebuah perayaan budaya yang dikenal luas sebagai salah satu yang terbesar dan paling meriah di Indonesia. Perayaan tersebut adalah Festival Cap Go Meh Singkawang, sebuah tradisi yang menjadi puncak rangkaian Tahun Baru Imlek dan telah berkembang menjadi ikon budaya kota yang dijuluki sebagai Kota Seribu Kelenteng.
Cap Go Meh secara harfiah berarti malam kelima belas, yaitu hari ke-15 setelah Tahun Baru Imlek dalam kalender Tionghoa. Dalam tradisi Tionghoa, hari ini menandai berakhirnya rangkaian perayaan Tahun Baru dan menjadi momentum penting untuk berkumpul bersama keluarga serta masyarakat. Di Singkawang, perayaan tersebut berkembang menjadi festival budaya berskala besar yang menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.
Keistimewaan Cap Go Meh Singkawang tidak hanya terletak pada kemeriahannya, tetapi juga pada perpaduan budaya yang terbentuk selama ratusan tahun. Kota ini sejak lama menjadi tempat hidup berdampingannya berbagai kelompok masyarakat, termasuk komunitas Tionghoa, Melayu, Dayak, dan berbagai kelompok etnis lainnya. Interaksi yang berlangsung secara damai melahirkan tradisi yang khas dan menjadikan Cap Go Meh sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia.
Bagi masyarakat Singkawang, festival ini bukan sekadar perayaan tahunan, melainkan bagian dari identitas kota yang diwariskan dari generasi ke generasi. Melalui berbagai ritual, pertunjukan seni, dan prosesi budaya, Cap Go Meh menjadi ruang untuk menjaga tradisi sekaligus memperkuat hubungan sosial antarwarga.
Akar Tradisi Cap Go Meh di Kota Singkawang
Sejarah Cap Go Meh di Singkawang tidak dapat dipisahkan dari keberadaan komunitas Tionghoa yang telah bermukim di wilayah Kalimantan Barat sejak berabad-abad lalu. Kehadiran mereka berkaitan dengan aktivitas perdagangan dan pertambangan yang berkembang di kawasan tersebut sejak masa lampau.
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:47 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 10:42 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 10:33 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:19 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:18 WIB
Festival Budaya
12 Jun 2026, 9:17 WIB
Desa Wisata
12 Jun 2026, 8:52 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 20:08 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:45 WIB
Humaniora
10 Jun 2026, 19:33 WIB
Museum
29 Mei 2026, 15:43 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:32 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:22 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:15 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:08 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:00 WIB
Perspektif
28 Mei 2026, 17:16 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:57 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:54 WIB