Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
DI Yogyakarta
»
Desa Wisata


Desa Wisata Gabugan Yogyakarta, Menyelami Kehidupan Pedesaan yang Masih Asri

Foto: Pengunjung dapat mengikuti 10 jenis aktivitas seperti belajar seni karawitan, membatik, membuat kerajinan tangan, hingga mempraktikkan langsung kegiatan bertani, beternak, dan perikanan.
Warta Konsumen Indonesia

Sleman, Indonesianer.com -- Desa Wisata Gabugan adalah kawasan wisata pedesaan berbasis edukasi dan budaya di kaki Gunung Merapi, tepatnya di Dusun Gabugan, Donokerto, Turi, Sleman, Yogyakarta. Desa ini menawarkan pengalaman kehidupan autentik masyarakat Jawa.

Di tengah pesatnya perkembangan destinasi wisata modern di Yogyakarta, masih ada tempat yang menawarkan pengalaman berbeda. Bukan deretan bangunan megah atau wahana buatan, melainkan kehidupan desa yang berjalan apa adanya dengan alam yang tetap lestari. Itulah yang ditawarkan Desa Wisata Gabugan, sebuah desa wisata yang berada di Kalurahan Donokerto, Kapanewon Turi, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Terletak sekitar 17 kilometer di utara pusat Kota Yogyakarta, Desa Wisata Gabugan menjadi salah satu destinasi yang cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pedesaan sekaligus belajar mengenai kehidupan masyarakat lokal. Kawasan ini berada di kaki Gunung Merapi bagian selatan, sehingga memiliki udara yang relatif sejuk dengan lanskap berupa hamparan kebun salak, sawah, sungai, dan permukiman tradisional yang masih terjaga. Desa wisata ini juga berada di jalur yang menghubungkan kawasan wisata Kaliurang dengan sejumlah destinasi budaya di Yogyakarta sehingga mudah dijangkau kendaraan pribadi maupun bus wisata. Desa Wisata Gabugan mulai dikembangkan pada tahun 2004 sebagai desa wisata berbasis masyarakat dan hingga kini terus berkembang sebagai salah satu desa wisata mandiri di Sleman. Keberhasilannya bahkan membawanya masuk dalam daftar 300 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dari Kementerian Pariwisata.

Berbeda dengan banyak destinasi yang mengandalkan atraksi instan, Gabugan justru mengajak wisatawan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Konsep wisata yang diusung adalah experiential tourism atau wisata berbasis pengalaman. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tetapi ikut merasakan aktivitas sehari-hari warga desa. Pendekatan inilah yang membuat Desa Wisata Gabugan menjadi tujuan favorit bagi rombongan pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga keluarga yang ingin menikmati suasana pedesaan secara lebih mendalam.

Sejak memasuki kawasan desa, nuansa alami langsung terasa. Jalan-jalan desa diapit pepohonan rindang, kebun salak membentang di berbagai sisi, sementara suara burung dan gemericik air menggantikan hiruk-pikuk lalu lintas kota. Lanskap seperti ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin beristirahat sejenak dari rutinitas perkotaan.

Sebagai desa wisata berbasis masyarakat, hampir seluruh kegiatan yang ditawarkan melibatkan warga setempat. Mulai dari pengelola homestay, pemandu wisata, pelaku UMKM, kelompok tani, hingga kelompok seni desa berperan aktif dalam menyambut wisatawan. Model pengelolaan seperti ini tidak hanya memberikan pengalaman yang lebih autentik bagi pengunjung, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Belajar Kehidupan Desa Melalui Beragam Aktivitas Edukatif

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua