Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Festival Budaya
»
Detail Berita


Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Foto: Ffestival Tabut bukan hanya sebuah perayaan budaya tahunan, tetapi juga warisan sejarah yang menghubungkan Nusantara dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Pasang Iklan
Oleh : Puji Kriswindarti

Bengkulu, Indonesianer.com -- Festival Tabut 2026 di Bengkulu diselenggarakan pada tanggal 16 hingga 25 Juni 2026. Acara ini dipusatkan di Lapangan Sport Center Pantai Panjang, Kota Bengkulu, menampilkan prosesi sakral, bazar UMKM, dan hiburan rakyat untuk merayakan tahun baru Islam.

Di antara beragam tradisi budaya yang hidup di Indonesia, Festival Tabut di Bengkulu menempati posisi yang sangat unik. Tradisi ini bukan hanya sebuah perayaan budaya tahunan, tetapi juga warisan sejarah yang menghubungkan Nusantara dengan peristiwa penting dalam sejarah Islam. Setiap tahun, masyarakat Bengkulu menggelar Festival Tabut sebagai bentuk penghormatan terhadap wafatnya Husain bin Ali, cucu Nabi Muhammad, dalam Peristiwa Karbala yang terjadi pada tahun 680 M.

Meskipun berakar dari tradisi yang berkembang dalam komunitas Muslim, Tabut di Bengkulu telah mengalami proses panjang akulturasi budaya. Dalam perkembangannya, tradisi ini tidak lagi dipahami sebagai ritual keagamaan eksklusif, melainkan sebagai warisan budaya masyarakat Bengkulu yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang keagamaan maupun etnis.

Festival Tabut biasanya diselenggarakan pada bulan Muharam dalam kalender Hijriah dan berlangsung selama beberapa hari. Puncak acara ditandai dengan arak-arakan tabut, yaitu bangunan simbolik bertingkat yang dibuat dengan bentuk artistik dan dihias secara meriah. Ribuan warga dan wisatawan memadati jalan-jalan kota untuk menyaksikan prosesi yang telah menjadi identitas budaya Bengkulu selama berabad-abad.

Keunikan Festival Tabut terletak pada kemampuannya mempertahankan unsur sejarah Islam sekaligus beradaptasi dengan budaya lokal. Tradisi ini menjadi contoh bagaimana sebuah warisan budaya asing dapat bertransformasi dan tumbuh menjadi bagian dari identitas masyarakat Nusantara.

Dari Karbala ke Pantai Barat Sumatra

Asal-usul Tabut di Bengkulu umumnya dikaitkan dengan kedatangan pekerja dan serdadu Muslim dari India Selatan pada masa kekuasaan Inggris di Bengkulu pada akhir abad ke-18. Sebagian dari mereka berasal dari wilayah yang memiliki tradisi memperingati Asyura, yaitu hari wafatnya Husain bin Ali dalam Perang Karbala.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Baca Juga

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Berita Lainnya

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Budaya

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Desa Wisata

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Desa Wisata

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua