Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Candi
»
Detail Berita


Menjelajahi Kemegahan Candi Borobudur, Mahakarya Buddha Terbesar di Dunia

Foto: Candi Borobudur dibangun oleh para penganut agama Buddha Mahayana di bawah pemerintahan Dinasti Syailendra (Kerajaan Mataram Kuno). Pembangunannya diprakarsai oleh Raja Samaratungga sekitar tahun 824 Masehi dan diperkirakan selesai sepenuhnya pada masa pemerintahan putrinya, Ratu Pramudowardhani.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Bagian dasar Borobudur, Kamadhatu, melambangkan dunia keinginan, yaitu dunia manusia yang masih terikat oleh nafsu dan penderitaan. Pada bagian ini terdapat relief yang menggambarkan hukum sebab akibat atau karma, yang mengajarkan bahwa setiap tindakan memiliki konsekuensi dalam kehidupan.

Di atasnya terdapat Rupadhatu, yang melambangkan dunia bentuk. Pada tingkat ini, pengunjung dapat melihat ratusan panel relief yang sangat detail, menggambarkan kehidupan Buddha, ajaran moral, kisah Jataka, serta berbagai cerita yang mengandung nilai etika dan spiritual. Relief-relief ini merupakan salah satu koleksi naratif visual paling lengkap di dunia kuno.

Setiap panel dipahat dengan tingkat ketelitian yang luar biasa. Para seniman masa itu tidak hanya menciptakan gambar, tetapi juga menyusun alur cerita yang dapat “dibaca” secara berurutan ketika seseorang berjalan mengelilingi candi. Ini menjadikan Borobudur sebagai semacam kitab batu raksasa yang mengajarkan filsafat Buddha melalui visual.

Di bagian paling atas terdapat Arupadhatu, yang melambangkan dunia tanpa bentuk, yaitu tingkat tertinggi dalam perjalanan spiritual menuju pencerahan. Pada area ini, struktur menjadi lebih sederhana, terdiri dari stupa-stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca Buddha dalam posisi meditasi.

Stupa utama di puncak Borobudur menjadi simbol pencerahan tertinggi, meskipun pada saat ini sebagian strukturnya tidak lagi sepenuhnya kosong seperti pada masa awal. Seluruh komposisi ini menunjukkan bahwa Borobudur dirancang bukan hanya sebagai bangunan, tetapi sebagai representasi perjalanan spiritual manusia dari dunia fana menuju kebebasan mutlak.

Selain struktur vertikalnya, Borobudur juga dirancang sebagai mandala tiga dimensi yang sangat presisi. Setiap sudut, tangga, dan teras memiliki fungsi simbolis yang berkaitan dengan perjalanan spiritual. Hal ini menunjukkan tingkat pengetahuan matematika, astronomi, dan kosmologi yang sangat maju pada masa pembangunannya.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Baca Juga

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Berita Lainnya

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Budaya

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Keunikan Rumah Adat dan Budaya di Desa Wisata Sade, Nusa Tenggara Barat

Desa Wisata

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Menyusuri Tradisi Leluhur di Desa Wisata Wae Rebo Nusa Tenggara Timur

Desa Wisata

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Mengenal Desa Wisata Pentingsari, Destinasi Edukasi dan Petualangan Keluarga di Lereng Merapi

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua