Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Benteng Kolonial
»
Detail Berita


Jejak Benteng Nassau di Maluku, Saksi Awal Ekspedisi Rempah Eropa di Nusantara

Foto: Dibangun di atas bekas fondasi benteng Portugis yang ditinggalkan akibat perlawanan warga lokal. Pembangunan dilanjutkan oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di bawah pimpinan Laksamana Pieter Willemsz. Verhoeven
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Namun perjalanan benteng ini tidak pernah lepas dari konflik. Masyarakat Banda yang sejak lama menjalankan perdagangan bebas menolak sistem monopoli tersebut. Penolakan berkembang menjadi berbagai bentuk perlawanan yang akhirnya memuncak dalam serangkaian konflik bersenjata. Ketegangan antara VOC dan penduduk lokal menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam sejarah kolonial Indonesia.

Pada masa pemerintahan Jan Pieterszoon Coen, VOC melakukan ekspedisi militer besar-besaran ke Kepulauan Banda pada tahun 1621. Peristiwa tersebut mengubah wajah Banda secara drastis. Banyak penduduk Banda kehilangan nyawa atau dipindahkan dari kampung halamannya, sementara perkebunan pala kemudian dikelola dengan sistem yang dikendalikan VOC. Benteng Nassau menjadi salah satu pusat administrasi dalam perubahan besar tersebut.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi pertahanan membuat Benteng Nassau dianggap kurang memadai. VOC kemudian membangun Benteng Belgica yang berada di lokasi lebih tinggi sehingga memiliki jangkauan pengawasan lebih luas. Kehadiran benteng baru itu secara perlahan menggeser fungsi Benteng Nassau sebagai pusat pertahanan utama.

Walaupun demikian, Benteng Nassau tetap memainkan peranan penting sebagai markas militer, gudang logistik, serta pusat administrasi kolonial selama bertahun-tahun. Aktivitas perdagangan, pengawasan perkebunan pala, hingga urusan pemerintahan VOC masih berlangsung dari kawasan benteng ini.

Pesona Arsitektur yang Sarat Nilai Sejarah

Jika dibandingkan dengan Benteng Belgica yang masih berdiri megah, Benteng Nassau memang terlihat lebih sederhana. Sebagian besar bangunan aslinya telah hilang akibat gempa bumi, pelapukan, dan perubahan fungsi kawasan selama berabad-abad. Meski demikian, sisa-sisa pondasi, dinding batu, serta tata letak benteng masih mampu menggambarkan bagaimana kompleks pertahanan ini pernah berdiri kokoh.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Baca Juga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua