Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Benteng Kolonial
»
Detail Berita


Jejak Benteng Nassau di Maluku, Saksi Awal Ekspedisi Rempah Eropa di Nusantara

Foto: Dibangun di atas bekas fondasi benteng Portugis yang ditinggalkan akibat perlawanan warga lokal. Pembangunan dilanjutkan oleh Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) di bawah pimpinan Laksamana Pieter Willemsz. Verhoeven
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Benteng Nassau dibangun mengikuti karakter benteng Eropa pada awal abad ke-17. Material utamanya berupa batu karang, batu gunung, dan kapur yang banyak ditemukan di sekitar Kepulauan Banda. Ketebalan dinding dirancang untuk menahan serangan meriam, sementara posisi bangunan disesuaikan dengan garis pantai agar mudah mengawasi kapal yang datang maupun meninggalkan pelabuhan.

Di dalam kompleks benteng dahulu terdapat berbagai fasilitas penting, mulai dari barak prajurit, gudang penyimpanan rempah, kantor administrasi VOC, hingga tempat tinggal pejabat kolonial. Keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan bahwa benteng ini bukan sekadar bangunan pertahanan, melainkan juga pusat pemerintahan dan perdagangan.

Meskipun kini hanya menyisakan sebagian struktur, wisatawan masih dapat mengamati detail konstruksi batu yang mencerminkan teknik bangunan kolonial pada masa awal VOC. Beberapa bagian dinding memperlihatkan susunan batu yang tetap kokoh meski telah berusia lebih dari empat abad. Hal ini menjadi bukti kualitas konstruksi yang diterapkan pada masa itu.

Lingkungan sekitar Benteng Nassau juga menambah daya tariknya. Dari kawasan benteng, pengunjung dapat menikmati panorama Laut Banda yang berwarna biru jernih dengan latar belakang Gunung Api Banda yang menjulang gagah. Kombinasi sejarah dan keindahan alam menciptakan pengalaman wisata yang sulit ditemukan di tempat lain.

Tidak jauh dari benteng terdapat berbagai bangunan peninggalan kolonial lainnya, seperti rumah-rumah tua bergaya Belanda, gereja bersejarah, hingga pelabuhan yang dahulu menjadi pusat perdagangan internasional. Seluruh kawasan Banda Neira membentuk lanskap budaya yang sangat kaya dan saling terhubung dalam satu narasi sejarah besar tentang rempah-rempah.

Saat berkunjung ke Benteng Nassau, wisatawan biasanya juga menyempatkan diri mengunjungi perkebunan pala yang masih aktif. Pohon-pohon pala yang tumbuh subur menjadi pengingat bahwa komoditas sederhana inilah yang dahulu mengubah arah sejarah dunia. Aroma khas pala yang memenuhi udara menghadirkan pengalaman sensorik yang memperkuat pemahaman mengenai pentingnya Kepulauan Banda dalam jaringan perdagangan global.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Baca Juga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Berita Lainnya

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata Alam Lembah Bukit Semugang, Pesona Wisata Di Perbatasan

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua