Papua memiliki beberapa jenis kuskus yang penyebarannya berbeda-beda sesuai kondisi habitat. Ada spesies yang hidup di dataran rendah dekat pesisir, sementara lainnya lebih menyukai hutan pegunungan dengan suhu yang lebih sejuk. Beberapa bahkan hanya ditemukan di pulau-pulau tertentu di sekitar Papua sehingga memiliki wilayah sebaran yang sangat terbatas.
Keberadaan berbagai spesies tersebut menunjukkan bahwa evolusi kuskus berlangsung sangat panjang mengikuti perubahan bentang alam Papua selama jutaan tahun. Isolasi geografis akibat pegunungan, sungai besar, maupun pulau-pulau kecil mendorong munculnya keragaman spesies yang unik.
Meskipun tersebar cukup luas, menemukan kuskus di alam liar bukanlah perkara mudah. Satwa ini sangat pemalu dan cenderung menghindari keberadaan manusia. Warnanya yang menyerupai batang pohon atau dedaunan membuat mereka mampu berkamuflase dengan sangat baik di tengah hutan.
Bagi peneliti, survei kuskus sering dilakukan pada malam hari menggunakan senter berkekuatan tinggi. Cahaya akan memantul dari mata kuskus sehingga keberadaannya lebih mudah dikenali di antara rimbunnya tajuk pohon. Namun demikian, pengamatan tetap membutuhkan kesabaran karena kuskus jarang berpindah tempat dengan cepat.
Di beberapa wilayah adat Papua, kuskus memiliki hubungan yang erat dengan budaya masyarakat setempat. Sebagian suku mengenalnya sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari dan memiliki pengetahuan tradisional mengenai perilaku, habitat, hingga musim berkembang biaknya. Pengetahuan tersebut diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.
Pada masa lalu, kuskus memang kerap dimanfaatkan sebagai sumber pangan di sejumlah daerah pedalaman. Namun pemanfaatan tersebut umumnya dilakukan secara terbatas mengikuti aturan adat sehingga tidak menyebabkan tekanan besar terhadap populasi satwa. Tantangan mulai muncul ketika akses ke kawasan hutan semakin terbuka dan aktivitas perburuan meningkat.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB