Salah satu daya tarik utama burung nuri adalah warna bulunya yang sangat mencolok. Hampir seluruh tubuhnya dihiasi kombinasi warna cerah yang tampak kontras dengan hijaunya pepohonan. Ada spesies yang didominasi merah menyala, sementara yang lain memadukan hijau, kuning, biru, hingga ungu dalam satu tubuh. Warna-warni tersebut bukan sekadar hiasan, melainkan hasil evolusi yang membantu mereka berkomunikasi, menarik pasangan, sekaligus mengenali sesama anggota kelompok.
Burung nuri memiliki ukuran tubuh yang bervariasi, mulai dari sekitar 20 sentimeter hingga lebih dari 40 sentimeter tergantung jenisnya. Paruhnya melengkung kuat sehingga mampu memecahkan biji keras, menggigit buah, maupun mengupas kulit pohon. Kakinya juga unik karena memiliki dua jari menghadap ke depan dan dua ke belakang. Susunan ini membuat burung nuri sangat piawai memanjat batang pohon, bergelantungan, bahkan memegang makanan layaknya menggunakan tangan.
Di alam liar, burung nuri hidup berkelompok. Mereka sering terlihat terbang bersama dalam jumlah puluhan ekor sambil mengeluarkan suara nyaring yang dapat terdengar dari jarak jauh. Kehidupan berkelompok memberikan banyak keuntungan, mulai dari memudahkan mencari makanan hingga meningkatkan kewaspadaan terhadap predator.
Makanan utama burung nuri terdiri atas buah-buahan, bunga, nektar, biji-bijian, pucuk daun muda, dan sesekali serangga kecil. Saat mengunjungi bunga untuk mengisap nektar, burung ini juga membantu proses penyerbukan beberapa jenis tumbuhan. Setelah memakan buah, mereka akan membawa dan menyebarkan bijinya ke lokasi lain sehingga membantu pertumbuhan hutan baru.
Kemampuan terbang burung nuri juga sangat mengesankan. Sayap yang kuat memungkinkan mereka berpindah dari satu kawasan hutan ke kawasan lainnya dalam waktu singkat. Mobilitas tinggi ini membuat mereka mampu mengikuti musim berbuah berbagai jenis pohon, sehingga kebutuhan makan tetap terpenuhi sepanjang tahun.
Selain terkenal karena warna bulunya, burung nuri juga termasuk burung yang cerdas. Mereka memiliki kemampuan belajar yang baik serta daya ingat yang cukup tinggi. Beberapa jenis mampu meniru suara manusia maupun bunyi lain di sekitarnya, meskipun kemampuan tersebut umumnya tidak sebaik beberapa jenis kakaktua. Kecerdasan itu membantu mereka mengenali lingkungan, mengingat lokasi sumber makanan, dan membangun hubungan sosial dengan kelompoknya.
Artikel ini telah ditayangkan di dengan judul Pesona Burung Nuri, Si Warna-Warni di Hutan Tropis Indonesia Timur. Baca versi aslinya di sini.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB