Ketika pohon-pohon besar ditebang, burung nuri kehilangan tempat bersarang sekaligus sumber makanan. Akibatnya, populasi di beberapa wilayah terus mengalami penurunan. Kondisi ini menjadi semakin mengkhawatirkan bagi spesies yang memiliki wilayah sebaran sempit atau hanya hidup di satu pulau tertentu.
Ancaman lain datang dari perdagangan satwa liar. Warna bulu yang indah dan kemampuan meniru suara membuat burung nuri banyak diburu untuk dijadikan hewan peliharaan. Penangkapan secara ilegal sering kali dilakukan langsung dari alam sehingga mengurangi populasi liar secara drastis. Tidak sedikit anak burung yang mati selama proses pengangkutan akibat perlakuan yang tidak sesuai.
Perubahan iklim juga mulai memberikan dampak terhadap kehidupan burung nuri. Pergeseran musim berbunga dan berbuah dapat memengaruhi ketersediaan makanan. Selain itu, meningkatnya frekuensi cuaca ekstrem berpotensi mengganggu keberhasilan reproduksi mereka di alam.
Berbagai langkah konservasi terus dilakukan untuk menjaga keberadaan burung nuri di Indonesia. Pemerintah menetapkan perlindungan terhadap sejumlah spesies melalui peraturan perundang-undangan. Kawasan taman nasional, cagar alam, dan suaka margasatwa menjadi benteng penting dalam melindungi habitat mereka dari kerusakan.
Lembaga konservasi bersama masyarakat lokal juga aktif melakukan pemantauan populasi, rehabilitasi satwa hasil sitaan perdagangan ilegal, serta pelepasliaran kembali ke habitat yang sesuai. Program edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting agar semakin banyak orang memahami bahwa burung nuri jauh lebih berharga jika hidup bebas di alam dibandingkan dipelihara di dalam sangkar.
Ekowisata juga mulai berkembang sebagai alternatif yang menguntungkan. Wisata pengamatan burung memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan tanpa harus mengeksploitasi satwa. Wisatawan datang untuk melihat burung nuri di habitat aslinya, menggunakan jasa pemandu lokal, menginap di homestay, hingga membeli produk kerajinan masyarakat. Pendekatan ini membuktikan bahwa konservasi dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan beriringan.
Artikel ini telah ditayangkan di dengan judul Pesona Burung Nuri, Si Warna-Warni di Hutan Tropis Indonesia Timur. Baca versi aslinya di sini.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 6:56 WIB