Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Fauna
»
Detail Berita


Menelusuri Jejak Sang Raksasa Hutan, Gajah Sumatra yang Kian Terdesak

Foto: Gajah Sumatera merupakan satwa yang dilindungi dan masuk dalam daftar Critically Endangered atau kritis terancam punah
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Kebiasaan makan dalam jumlah besar ternyata memberikan manfaat penting bagi hutan. Saat berjalan, gajah membantu menyebarkan biji-bijian melalui kotorannya ke berbagai lokasi. Banyak jenis pohon hutan tropis bergantung pada proses ini untuk berkembang biak secara alami. Oleh karena itu, Gajah Sumatra sering dijuluki sebagai "arsitek hutan" karena keberadaannya membantu membentuk struktur ekosistem.

Perjalanan kawanan gajah juga membuka jalur alami di dalam hutan yang kemudian dimanfaatkan satwa lain. Lubang-lubang kecil bekas pijakan kaki gajah dapat menampung air hujan sehingga menjadi sumber minum bagi hewan berukuran lebih kecil. Aktivitas sederhana tersebut menunjukkan betapa besarnya pengaruh gajah terhadap keseimbangan alam.

Habitat Gajah Sumatra meliputi hutan hujan dataran rendah, rawa gambut, hutan pegunungan, hingga kawasan semak belukar yang masih menyediakan makanan dan sumber air. Dahulu penyebarannya hampir mencakup sebagian besar Pulau Sumatra, tetapi kini populasinya semakin terfragmentasi akibat pembukaan lahan.

Provinsi seperti Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan, dan Lampung masih menjadi lokasi ditemukannya populasi Gajah Sumatra. Sebagian besar hidup di kawasan konservasi seperti taman nasional dan suaka margasatwa, meskipun beberapa kelompok masih bergerak di luar kawasan lindung mengikuti jalur jelajah tradisional.

Masa kehamilan Gajah Sumatra termasuk salah satu yang terpanjang di dunia mamalia, yakni sekitar dua puluh dua bulan. Anak yang lahir biasanya hanya satu ekor dengan berat mencapai sekitar seratus kilogram. Selama beberapa tahun pertama kehidupannya, anak gajah memperoleh perlindungan penuh dari induk dan seluruh anggota kawanan.

Pertumbuhan yang lambat membuat pemulihan populasi berlangsung sangat lama. Seekor betina baru melahirkan kembali setelah beberapa tahun, sehingga kehilangan satu individu dewasa dapat memberikan dampak besar terhadap keberlangsungan populasi.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Tag Berita :

Sorotan


Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

Baca Juga

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua