Penyiraman biasanya dilakukan satu hingga dua kali sehari, terutama pada musim kemarau. Karena akar Vanda menggantung di udara, kelembapan menjadi faktor penting agar tanaman tidak mengalami kekeringan. Namun, akar juga harus cepat mengering setelah disiram untuk mencegah munculnya jamur dan pembusukan.
Pemupukan dapat dilakukan secara rutin menggunakan pupuk khusus anggrek dengan kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang seimbang. Saat tanaman memasuki fase pembungaan, kandungan fosfor dan kalium biasanya ditingkatkan agar pembentukan bunga berlangsung lebih optimal.
Media tanam yang digunakan pun cukup sederhana. Banyak penghobi memilih keranjang kayu tanpa media, sementara sebagian lainnya menggunakan pot berlubang yang diisi arang, pecahan genting, atau sabut kelapa. Tujuan utamanya adalah memastikan akar memperoleh sirkulasi udara maksimal.
Salah satu alasan Anggrek Vanda begitu disukai adalah frekuensi berbunganya yang relatif tinggi. Pada kondisi ideal, tanaman dewasa dapat menghasilkan beberapa tangkai bunga setiap tahun. Setiap tangkai membawa sejumlah kuntum yang mekar secara bertahap sehingga masa keindahan tanaman berlangsung lebih lama.
Selain sebagai tanaman hias, Anggrek Vanda memiliki nilai penting dalam dunia penelitian dan pemuliaan tanaman. Banyak spesies alami dijadikan sumber genetik untuk menghasilkan varietas baru yang lebih tahan penyakit, memiliki warna lebih menarik, atau mampu tumbuh di berbagai kondisi lingkungan. Keragaman genetik tersebut menjadi aset yang sangat berharga bagi pengembangan industri florikultura di masa depan.
Dalam sektor pariwisata, Anggrek Vanda juga memberikan daya tarik tersendiri. Berbagai taman anggrek di Indonesia menjadikan Vanda sebagai koleksi unggulan yang menarik perhatian wisatawan. Ketika musim berbunga tiba, hamparan bunga berwarna-warni menciptakan pemandangan yang memikat sekaligus menjadi lokasi favorit untuk fotografi.
Geopark Matano Selangkah Lagi Menjadi Warisan Geologi Nasional Danau Purba Indonesia
26 Jun 2026, 14:12 WIB
Flora
26 Jun 2026, 8:25 WIB
Purbakala
26 Jun 2026, 8:10 WIB
Peristiwa
26 Jun 2026, 7:26 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:57 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:52 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:46 WIB
Rumah Adat
25 Jun 2026, 9:17 WIB
Purbakala
24 Jun 2026, 22:16 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:23 WIB
Peristiwa
24 Jun 2026, 12:00 WIB
Museum
21 Jun 2026, 17:30 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:53 WIB
Purbakala
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:52 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:50 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:49 WIB
Desa Wisata
21 Jun 2026, 7:48 WIB
Festival Budaya
21 Jun 2026, 7:46 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:39 WIB
Istana Nusantara
21 Jun 2026, 7:38 WIB