Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Flora
»
Detail Berita


Aroma dari Pegunungan, Mengenal Kayu Manis Sumatra, Rempah Harum yang Mendunia

Foto: Southeast Asian Countries Shift to Biogas from Palm Oil Mill Effluent
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Perjalanan kayu manis Sumatra menuju pasar internasional dimulai dari perkebunan rakyat yang sebagian besar berada di kawasan pegunungan. Para petani biasanya mengelola lahan secara mandiri dengan sistem agroforestri, yaitu menanam kayu manis berdampingan dengan kopi, alpukat, petai, durian, ataupun tanaman hutan lainnya. Pola ini membantu menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memberikan sumber pendapatan yang lebih beragam.

Pohon kayu manis memiliki kemampuan beradaptasi yang baik terhadap kawasan dataran tinggi dengan curah hujan cukup sepanjang tahun. Semakin tinggi lokasi penanaman, umumnya aroma kulit kayu menjadi semakin kuat karena proses pertumbuhan berlangsung lebih lambat. Faktor inilah yang menjadikan kawasan pegunungan Kerinci sebagai salah satu daerah penghasil kayu manis terbaik di dunia.

Setelah dipanen dan diproses, kayu manis dikumpulkan oleh koperasi maupun pedagang pengumpul sebelum dikirim ke berbagai kota pelabuhan. Dari sana, rempah ini diekspor ke Amerika Serikat, negara-negara Eropa, Timur Tengah, Jepang, India, hingga berbagai negara Asia lainnya. Permintaan yang stabil menjadikan kayu manis sebagai salah satu komoditas perkebunan ekspor yang penting bagi Indonesia.

Keunggulan kayu manis Sumatra dibandingkan jenis lain terletak pada keseimbangan rasa dan aromanya. Rasanya tidak terlalu tajam namun tetap memberikan sensasi hangat yang khas. Hal ini membuatnya lebih fleksibel digunakan dalam berbagai resep makanan maupun minuman. Banyak produsen makanan internasional memilih kayu manis Indonesia karena karakter rasanya yang lebih lembut.

Di dunia kuliner Nusantara sendiri, kayu manis memiliki peran yang sangat luas. Rempah ini hadir dalam berbagai masakan tradisional seperti gulai, semur, rendang, hingga aneka olahan daging. Pada minuman tradisional, kayu manis sering dipadukan dengan jahe, serai, cengkih, dan gula aren untuk menghasilkan minuman hangat yang kaya rasa.

Industri kopi spesialti juga semakin banyak memanfaatkan kayu manis sebagai pendamping cita rasa kopi. Di berbagai kedai, bubuk kayu manis ditambahkan pada cappuccino, latte, maupun minuman cokelat panas untuk memberikan aroma yang lebih kompleks. Kombinasi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kayu manis tetap relevan dalam tren kuliner modern.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Bunga Wijaya Kusuma, Sang Ratu Malam yang Diselimuti Mitos dan Keindahan

Flora

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Leang Jarie, Jejak Seni Purba yang Menghubungkan Sulawesi dengan Awal Peradaban Manusia

Purbakala

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Gamelan Indonesia Mendapat Tempat Istimewa di Museum Musik Arizona

Peristiwa

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumoh Aceh, Identitas Arsitektur Tradisional Masyarakat Aceh

Rumah Adat

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Siwaluh Jabu, Warisan Arsitektur Tradisional Karo yang Menyimpan Filosofi Kebersamaan

Rumah Adat

Pilihan Redaksi

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Bolon, Simbol Kebesaran dan Megahnya Budaya Batak Toba

Rumah Adat

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Gadang, Mahakarya Arsitektur Adat Tradisional Minangkabau

Rumah Adat

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Gua Metanduno dan Cap Tangan Purba yang Mengubah Sejarah Dunia

Purbakala

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Pemerintah Targetkan Seribu Cagar Budaya Nasional pada 2026

Peristiwa

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Inilah Daftar Geopark Indonesia yang Resmi Diakui UNESCO Tahun 2026

Peristiwa

Baca Juga

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

House of Sampoerna Surabaya, Jejak Industri Kretek dan Sejarah Kota Pahlawan

Museum

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Kesultanan Serdang, Warisan Melayu yang Tetap Terjaga

Istana Nusantara

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Situs Kendenglembu, Jejak Awal Kehidupan Bercocok Tanam di Pulau Jawa

Purbakala

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata Taman Loang Baloq, Harmoni Wisata Religi dan Budaya Pesisir

Desa Wisata

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata Senaru The Crown Of Lombok Pintu Gerbang Pesona Gunung Rinjani

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Menyusuri Pesona Desa Wisata Namu, Permata Tersembunyi di Konawe Selatan

Desa Wisata

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata Taman Laut Olele, Menyelami Keindahan Surga Bawah Laut Gorontalo

Desa Wisata

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Bakar Tongkang Bagansiapiapi, Tradisi Unik Komunitas Tionghoa Riau

Festival Budaya

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Keraton Jailolo, Mengungkap Kejayaan Kerajaan Tertua Halmahera

Istana Nusantara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Kesultanan Bacan, Sejarah Panjang Kerajaan di Maluku Utara

Istana Nusantara

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua