Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Rumah Adat
»
Detail Berita


Rumah Adat Tanean Lanjhang, Permukiman yang Menjaga Ikatan Antar Generasi

Foto: Berjajar dari timur ke barat di depan halaman. Urutan rumah menunjukkan status: rumah orang tua/tetua keluarga berada di tengah, diapit oleh rumah anak-anaknya.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Sumenep, Indonesianer.com -- Tanean Lanjhang adalah kompleks permukiman tradisional suku Madura yang terdiri dari beberapa rumah berjajar dari barat ke timur. Kompleks ini dihuni oleh satu keluarga besar yang diikat oleh ikatan kekerabatan yang kuat.

Pulau Madura dikenal luas sebagai tanah kelahiran budaya yang kuat dan khas. Dari tradisi karapan sapi, musik saronen, hingga ragam kuliner yang terkenal di seluruh Indonesia, Madura menyimpan kekayaan budaya yang terbentuk selama ratusan tahun. Namun di balik berbagai tradisi tersebut, terdapat satu warisan budaya yang mencerminkan cara hidup masyarakat Madura secara utuh, yaitu Rumah Adat Tanean Lanjhang.

Berbeda dengan rumah adat pada umumnya yang merujuk pada sebuah bangunan tunggal, Tanean Lanjhang sesungguhnya merupakan sebuah sistem permukiman tradisional. Dalam budaya Madura, rumah bukan hanya tempat berteduh, melainkan ruang untuk menjaga hubungan keluarga, menghormati leluhur, dan meneruskan nilai-nilai kehidupan kepada generasi berikutnya. Karena itulah Tanean Lanjhang memiliki bentuk dan tata ruang yang sangat khas.

Secara harfiah, istilah "tanean" berarti halaman atau pekarangan, sedangkan "lanjhang" berarti panjang. Nama tersebut merujuk pada sebuah halaman memanjang yang menjadi pusat kehidupan bersama dalam suatu kelompok keluarga besar. Di sepanjang halaman itulah berdiri beberapa rumah yang ditempati oleh anggota keluarga yang masih memiliki hubungan darah.

Tradisi ini berkembang terutama di wilayah pedesaan Madura dan telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat selama berabad-abad. Hingga kini, beberapa kawasan di Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, dan Bangkalan masih mempertahankan bentuk permukiman Tanean Lanjhang, meskipun jumlahnya semakin berkurang akibat perubahan gaya hidup dan perkembangan permukiman modern.

Keunikan Tanean Lanjhang terletak pada kemampuannya menjaga hubungan antaranggota keluarga dalam satu lingkungan yang terorganisasi. Dalam masyarakat Madura tradisional, anak perempuan yang telah menikah biasanya tetap tinggal di lingkungan keluarga asalnya. Sebaliknya, pihak laki-laki akan bergabung dengan keluarga istrinya. Pola ini kemudian membentuk deretan rumah yang dihuni oleh beberapa generasi dalam satu garis keturunan perempuan.

Susunan tersebut membuat hubungan keluarga tetap terjaga dengan erat. Kakek, nenek, anak, menantu, dan cucu hidup berdekatan sehingga interaksi sehari-hari berlangsung secara alami. Halaman panjang di tengah kompleks menjadi ruang bersama untuk berbagai aktivitas, mulai dari bercengkerama, menjemur hasil panen, bermain anak-anak, hingga mengadakan acara keluarga dan kegiatan sosial masyarakat.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Artikel ini telah ditayangkan di dengan judul Rumah Adat Tanean Lanjhang, Permukiman yang Menjaga Ikatan Antar Generasi. Baca versi aslinya di sini.

Sorotan


Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Raja Bima Asi Mbojo, Simbol Kesultanan di Pulau Sumbawa

Istana Nusantara

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Saoraja Lapinceng, Istana Kerajaan Bone yang Bersejarah

Istana Nusantara

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Balla Lompoa, Pusat Kerajaan Gowa yang Sarat Tradisi

Istana Nusantara

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Dalam Loka Sumbawa, Istana Kayu Terbesar Kebanggaan Nusa Tenggara Barat

Istana Nusantara

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Istana Nusantara

Pilihan Redaksi

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Baca Juga

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Berita Lainnya

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geopark

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua