Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Purbakala
»
Detail Berita


Situs Megalitik Tundrumbaho Nias Selatan, Jejak Peradaban Batu yang Masih Hidup

Foto: Pulau Nias dikenal luas sebagai salah satu kawasan dengan tradisi megalitik paling menonjol di Indonesia.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Tradisi megalitik di Nias berkembang dalam hubungan yang erat dengan kehidupan sosial masyarakat. Batu-batu besar yang ditemukan di berbagai desa tua bukan semata-mata monumen tanpa makna, melainkan bagian dari sistem budaya yang kompleks. Hal ini juga terlihat di Situs Megalitik Tundrumbaho.

Pada masa lalu, pendirian batu megalitik sering berkaitan dengan status sosial seseorang atau sebuah keluarga. Semakin tinggi kedudukan seorang tokoh dalam masyarakat, semakin besar pula kemungkinan ia mendirikan monumen batu sebagai simbol prestise dan penghormatan. Tradisi tersebut membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit karena proses pengambilan, pengangkutan, hingga penempatan batu melibatkan banyak orang dan memerlukan tenaga besar.

Bagi masyarakat Nias, keberhasilan mendirikan batu megalitik merupakan pencapaian yang menunjukkan kemampuan ekonomi sekaligus pengaruh sosial. Tidak mengherankan jika sejumlah batu yang ada di Tundrumbaho memiliki ukuran yang cukup besar dan ditempatkan di lokasi yang strategis di dalam lingkungan desa.

Salah satu bentuk peninggalan yang umum ditemukan adalah batu duduk, meja batu, serta berbagai struktur batu yang berhubungan dengan aktivitas adat. Batu-batu tersebut menjadi bagian dari ruang publik tempat masyarakat berkumpul, bermusyawarah, atau melaksanakan upacara tertentu. Dalam konteks ini, batu bukan hanya benda mati, melainkan elemen penting yang memiliki fungsi sosial dan simbolis.

Keberadaan struktur megalitik di Tundrumbaho juga membantu para peneliti memahami pola permukiman tradisional masyarakat Nias. Desa-desa tua di wilayah selatan umumnya dibangun dengan tata ruang yang teratur. Rumah-rumah adat tersusun memanjang mengikuti jalur utama desa, sementara berbagai elemen megalitik ditempatkan pada titik-titik yang memiliki makna tertentu.

Penataan ruang semacam itu menunjukkan bahwa masyarakat Nias telah memiliki sistem sosial yang terorganisasi dengan baik. Kehidupan komunitas diatur melalui norma adat yang kuat, sementara simbol-simbol megalitik berfungsi memperkuat identitas dan hierarki sosial di dalam masyarakat.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Istana Nusantara

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Baca Juga

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Berita Lainnya

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua