Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Arkeologi
»
Detail Berita


Situs Candi Penataran, Pusat Keagamaan Terbesar Era Kerajaan Majapahit

Foto: Kompleks candi Penataran tidak hanya menawarkan keindahan arsitektur kuno, tetapi juga menyimpan berbagai informasi mengenai kehidupan religius, seni pahat, dan pandangan dunia masyarakat Jawa pada masa kerajaan Hindu-Buddha
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Salah satu hal yang membuat Candi Penataran begitu istimewa adalah tata ruang kompleksnya yang luas dan berlapis. Berbeda dengan candi-candi besar di Jawa Tengah yang umumnya terpusat pada satu bangunan utama, Penataran terdiri atas serangkaian halaman yang tersusun dari depan ke belakang mengikuti konsep kesucian bertingkat.

Pengunjung yang memasuki kompleks akan menemukan berbagai struktur penting seperti pendopo teras, candi angka tahun, balai-balai batu, serta bangunan utama yang berada di bagian paling belakang. Susunan ini mencerminkan perjalanan simbolis dari dunia yang bersifat profan menuju ruang yang dianggap paling suci.

Bangunan utama Penataran memiliki bentuk khas arsitektur Jawa Timur yang berbeda dari gaya Jawa Tengah. Struktur bangunannya lebih ramping dan bertingkat, dengan penggunaan relief yang sangat kaya. Dinding-dinding candi dihiasi pahatan yang menggambarkan berbagai kisah dari tradisi Hindu, termasuk cerita yang berasal dari epos Mahabharata dan Ramayana.

Salah satu relief yang paling terkenal di Penataran adalah kisah Ramayana. Relief tersebut dipahat dengan gaya khas Majapahit yang berbeda dari penggambaran Ramayana di Candi Prambanan. Selain berfungsi sebagai dekorasi, relief-relief tersebut juga menjadi media penyampaian nilai moral, keagamaan, dan pandangan hidup masyarakat pada zamannya.

Keindahan seni pahat Penataran memperlihatkan tingkat keterampilan yang sangat tinggi. Para pemahat tidak hanya menggambarkan tokoh-tokoh cerita, tetapi juga menampilkan berbagai detail kehidupan sehari-hari, flora, fauna, serta unsur-unsur alam yang memberikan gambaran mengenai lingkungan masyarakat Jawa Timur pada masa Majapahit.

Selain nilai artistik, Penataran juga penting bagi dunia arkeologi karena memperlihatkan perkembangan arsitektur candi selama beberapa abad. Berbagai bangunan dalam kompleks ini menunjukkan perubahan gaya konstruksi dari masa Kadiri hingga Majapahit, sehingga menjadi sumber informasi yang sangat berharga bagi para peneliti sejarah dan arsitektur.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Pilihan Redaksi

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Baca Juga

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Berita Lainnya

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua