Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Purbakala
»
Detail Berita


Kampung Adat Bena, Warisan Megalitik yang Tetap Hidup di Kaki Gunung Inerie

Foto: Rumah-rumah adat berjajar rapi mengelilingi halaman utama desa yang dipenuhi bangunan dan struktur batu megalitik.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Masyarakat Desa Bena meyakini bahwa hubungan antara manusia, alam, dan leluhur harus selalu dijaga. Karena itulah berbagai simbol megalitik tetap dipelihara sebagai bentuk penghormatan kepada nenek moyang. Dalam tradisi lokal, leluhur dipandang sebagai penjaga kehidupan yang terus memberikan perlindungan bagi keturunannya. Nilai-nilai tersebut diwariskan dari generasi ke generasi dan masih menjadi bagian dari identitas masyarakat hingga saat ini.

Selain halaman megalitiknya, rumah adat menjadi daya tarik utama lainnya. Rumah-rumah tradisional dibangun menggunakan material lokal dengan bentuk arsitektur khas Ngada. Atap yang menjulang tinggi menciptakan siluet unik yang mudah dikenali. Setiap rumah memiliki fungsi sosial dan spiritual tertentu sesuai dengan struktur kekerabatan masyarakat adat.

Penataan ruang desa juga menunjukkan filosofi yang mendalam. Rumah-rumah ditempatkan menghadap ke halaman pusat yang menjadi ruang bersama. Pola ini mencerminkan pentingnya kebersamaan dalam kehidupan masyarakat. Berbagai kegiatan adat, musyawarah, hingga upacara tradisional dilakukan di ruang terbuka tersebut.

Keberadaan Gunung Inerie di latar belakang desa semakin memperkuat kesan sakral kawasan ini. Gunung berapi berbentuk kerucut yang menjulang setinggi lebih dari 2.200 meter tersebut bukan hanya menjadi elemen lanskap yang indah, tetapi juga memiliki makna penting dalam pandangan kosmologi masyarakat setempat. Gunung dipandang sebagai bagian dari keseimbangan alam yang harus dihormati.

Bagi wisatawan, berjalan menyusuri lorong-lorong Desa Bena memberikan pengalaman yang berbeda dari destinasi wisata budaya lainnya. Hampir setiap sudut desa menyimpan cerita tentang sejarah, kepercayaan, dan cara hidup masyarakat Flores tempo dulu. Namun yang paling mengesankan adalah kenyataan bahwa semua itu masih dijalankan dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar dipertontonkan untuk wisatawan.

Kehidupan masyarakat yang tetap mempertahankan tradisi membuat Desa Bena memiliki atmosfer yang sangat autentik. Pengunjung dapat menyaksikan aktivitas menenun yang dilakukan secara tradisional, melihat proses pemeliharaan rumah adat, hingga berinteraksi dengan warga yang dengan ramah menceritakan sejarah kampung mereka. Pengalaman seperti ini menjadi semakin langka di tengah berkembangnya modernisasi yang sering mengubah wajah perkampungan tradisional di berbagai daerah.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Keraton Surosowan Banten, Menelusuri Pusat Kekuasaan Kesultanan Banten

Istana Nusantara

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Baca Juga

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Berita Lainnya

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua