Penelitian awal menunjukkan bahwa batu yang ditemukan merupakan bagian dari bangunan kuno. Penggalian pun dilakukan secara bertahap, dan hasilnya sangat mengejutkan. Di bawah lapisan tanah yang tebal ditemukan sebuah kompleks candi Hindu yang relatif utuh. Penemuan ini segera menjadi salah satu temuan arkeologi terpenting di Indonesia pada abad ke-20.
Proses ekskavasi berlangsung selama bertahun-tahun karena seluruh bagian kompleks berada jauh di bawah permukaan tanah. Para arkeolog harus mengangkat lapisan demi lapisan material yang menutupi bangunan. Seiring berjalannya waktu, bentuk lengkap kompleks candi mulai terlihat, termasuk candi utama, tiga candi perwara, pagar batu, serta berbagai struktur pendukung lainnya.
Berdasarkan kajian arsitektur dan temuan epigrafi, para ahli memperkirakan bahwa Candi Sambisari dibangun sekitar abad ke-9 Masehi pada masa Kerajaan Mataram Kuno. Sebuah lempeng emas yang ditemukan di sekitar situs mengandung tulisan yang membantu memperkirakan periode pembangunannya, meskipun tidak secara langsung menyebut nama candi tersebut.
Sebagian besar peneliti mengaitkan Sambisari dengan tradisi Hindu Siwa yang berkembang di Jawa Tengah pada masa itu. Hal ini terlihat dari berbagai unsur keagamaan yang ditemukan di dalam kompleks, termasuk keberadaan lingga dan yoni yang menjadi simbol penting dalam pemujaan Siwa.
Penemuan Sambisari juga memberikan bukti penting mengenai dampak aktivitas vulkanik Gunung Merapi terhadap kehidupan masyarakat masa lampau. Material vulkanik yang menimbun kawasan ini kemungkinan berasal dari letusan besar yang terjadi setelah masa penggunaan candi. Endapan tersebut secara perlahan menutupi bangunan hingga akhirnya hilang dari permukaan dan terlupakan selama berabad-abad.
Karena itulah, Sambisari sering disebut sebagai permata tersembunyi yang terkubur oleh alam. Berbeda dengan banyak candi lain yang mengalami kerusakan akibat penjarahan atau pembongkaran, Sambisari justru terlindungi oleh lapisan tanah yang menutupinya selama ratusan tahun.
Museum
29 Mei 2026, 15:43 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:32 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:22 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:15 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:08 WIB
Heritage Nusantara
29 Mei 2026, 15:00 WIB
Perspektif
28 Mei 2026, 17:16 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:57 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:54 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:53 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:52 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:51 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 16:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:48 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:46 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:45 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:44 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:43 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:42 WIB
Kuliner
28 Mei 2026, 11:34 WIB