Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Arkeologi
»
Detail Berita


Candi Sojiwan, Harmoni Buddha dan Relief Kisah Moral Kuno

Foto: Berbeda dengan banyak candi lain yang lebih banyak menampilkan kisah keagamaan atau tokoh-tokoh mitologis, relief Sojiwan terkenal karena menggambarkan cerita-cerita moral yang berasal dari tradisi Buddhis.
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Dari sisi arsitektur, Candi Sojiwan memiliki bentuk yang proporsional dengan denah dasar berbentuk persegi. Tangga utama mengarah ke ruang dalam yang dahulu kemungkinan berisi arca Buddha sebagai objek penghormatan utama. Di bagian atas bangunan terdapat unsur-unsur arsitektur khas Buddha yang memperkuat identitas religiusnya.

Keberadaan Sojiwan juga mencerminkan harmoni budaya yang berkembang pada masa Mataram Kuno. Di kawasan Prambanan, bangunan-bangunan Hindu dan Buddha berdiri berdekatan tanpa menunjukkan adanya pemisahan yang tegas. Situasi ini memperlihatkan bahwa kehidupan masyarakat Jawa saat itu mampu mengakomodasi berbagai tradisi keagamaan dalam satu ruang budaya yang sama.

Nilai tersebut menjadikan Sojiwan lebih dari sekadar situs arkeologi. Candi ini menjadi simbol bagaimana ajaran spiritual, pendidikan moral, dan seni dapat berpadu dalam sebuah karya arsitektur. Pesan-pesan yang dipahat pada reliefnya masih relevan hingga sekarang karena berbicara tentang nilai-nilai universal yang melampaui batas zaman.

Saat ini, Candi Sojiwan menjadi salah satu tujuan wisata budaya yang menarik bagi mereka yang ingin mengenal sisi lain dari warisan Buddha di Jawa Tengah. Suasananya yang relatif tenang memungkinkan pengunjung menikmati detail arsitektur dan relief dengan lebih leluasa dibandingkan situs-situs yang lebih ramai.

Sebagai salah satu permata sejarah di Dataran Prambanan, Candi Sojiwan menunjukkan bahwa kebesaran sebuah candi tidak selalu ditentukan oleh ukuran bangunannya. Melalui relief-relief yang sarat makna dan sejarah panjang yang menyertainya, Sojiwan menghadirkan pelajaran tentang kebijaksanaan, toleransi, dan kemanusiaan yang telah diwariskan sejak lebih dari seribu tahun lalu.

Di balik batu-batu kuno yang tersusun rapi, tersimpan kisah tentang masyarakat yang memandang pendidikan moral sebagai bagian penting dari kehidupan. Karena itulah, Candi Sojiwan tetap menjadi salah satu warisan budaya paling berharga dari masa Jawa Kuno, sebuah tempat di mana seni, agama, dan nilai-nilai kemanusiaan bertemu dalam harmoni yang abadi.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum Nasional Indonesia, Penjaga Memori Peradaban Nusantara

Museum

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Sasando Warisan Nada dari Timur Nusantara yang Menyuarakan Harmoni Alam

Heritage Nusantara

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Tari Serimpi, Warisan Kehalusan Budaya Jawa dari Lingkungan Keraton

Heritage Nusantara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Debus Banten, Warisan Ketangguhan dan Spirit Tradisi dari Tanah Jawara

Heritage Nusantara

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Tari Topeng Cirebon, Warisan Spiritualitas dan Seni dari Pesisir Jawa

Heritage Nusantara

Pilihan Redaksi

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya Warisan Keanggunan dari Bumi Sriwijaya

Heritage Nusantara

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Bahasa Daerah di Persimpangan Zaman, Antara Bertahan atau Perlahan Punah

Perspektif

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Laksa Betawi, Perpaduan Budaya dalam Semangkuk Kuliner Berkuah

Kuliner

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Mie Kocok Khas Bandung, Kehangatan Kuliner Berkuah dari Tanah Pasundan

Kuliner

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Se’i Sapi Nusa Tenggara Timur, Teknik Pengasapan Tradisional dan Cita Rasa Otentik

Kuliner

Baca Juga

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Jenang Kudus dan Tradisi Kudapan Manis dalam Budaya Jawa Tengah

Kuliner

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Binte Biluhuta, Sup Jagung Tradisional Gorontalo dengan Rasa Segar Khas Timur

Kuliner

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kaledo Palu, Sup Tulang Sapi yang Menjadi Kebanggaan Sulawesi Tengah

Kuliner

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Nasi Tutug Oncom Tasikmalaya dan Kreativitas Kuliner Masyarakat Sunda

Kuliner

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Rujak Cingur Surabaya: Perpaduan Rasa yang Menjadi Identitas Kota Pahlawan

Kuliner

Berita Lainnya

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Bubur Sumsum Jawa dan Kenangan Kuliner Tradisional yang Tak Lekang Waktu

Kuliner

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Pecel Madiun dan Budaya Sayur dalam Hidangan Khas Jawa Timur

Kuliner

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Nasi Kuning Manado: Simbol Syukur dalam Tradisi Kuliner Sulawesi

Kuliner

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Soto Lamongan dan Identitas Kuliner Jawa Timur yang Kaya Rasa

Kuliner

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Gohu Ikan, Sashimi Ala Ternate dengan Sentuhan Rempah Nusantara

Kuliner

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua