Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Geopark
»
Detail Berita


Geopark Pongkor, Lanskap Geologi, Sejarah Tambang, dan Pesona Alam di Barat Bogor

Foto: Wilayah pengembangan tGeopark Nasional Pongkor sangat luas hingga mencapai 130.157 hektare yang tersebar di 15 kecamatan
Pasang Iklan
Oleh : Joko Yuwono

Aktivitas pertambangan di Pongkor mulai berkembang secara signifikan pada akhir abad ke-20 ketika potensi emas di wilayah ini mulai dieksplorasi secara lebih sistematis. Salah satu tonggak penting dalam sejarahnya adalah pengembangan tambang emas bawah tanah oleh perusahaan pertambangan milik negara. Kegiatan ini membuka babak baru dalam pemanfaatan sumber daya mineral di kawasan tersebut, sekaligus menjadikan Pongkor sebagai salah satu lokasi tambang emas penting di Indonesia.

Tambang bawah tanah di Pongkor dikenal memiliki sistem eksploitasi yang berbeda dibandingkan tambang terbuka. Aktivitas penambangan dilakukan melalui terowongan yang menembus perut bumi, mengikuti jalur urat emas yang telah dipetakan melalui survei geologi. Sistem ini menuntut teknologi yang lebih kompleks serta pengelolaan keselamatan kerja yang ketat, karena kondisi bawah tanah yang penuh tantangan seperti suhu, kelembapan, dan struktur batuan yang tidak selalu stabil.

Seiring berjalannya waktu, kegiatan pertambangan di Pongkor tidak hanya menjadi aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka banyak pengetahuan baru mengenai struktur geologi Jawa Barat. Para ahli geologi mempelajari formasi batuan, pola mineralisasi, hingga sejarah vulkanisme yang membentuk kawasan ini. Dari sudut pandang ilmiah, Pongkor menjadi semacam laboratorium alam yang memberikan banyak informasi tentang dinamika bumi di wilayah tropis vulkanik.

Namun, seperti banyak kawasan tambang lainnya, keberadaan aktivitas pertambangan juga membawa tantangan tersendiri. Isu lingkungan, perubahan bentang alam, serta hubungan antara industri dan masyarakat lokal menjadi bagian dari dinamika yang terus berkembang. Di sinilah konsep geopark mulai relevan, karena menawarkan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada eksploitasi, tetapi juga pada konservasi dan edukasi.

Dalam kerangka geopark, kawasan seperti Pongkor tidak hanya dilihat sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai warisan geologi yang harus dipahami dan dijaga. Nilai ilmiah dari formasi batuan, proses geologi, dan sejarah bumi menjadi bagian penting yang dapat dimanfaatkan untuk pendidikan, penelitian, dan pengembangan wisata berbasis pengetahuan.

Alam, Masyarakat, dan Arah Pengembangan Geowisata Pongkor

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Keraton Kaibon Banten, Reruntuhan Istana yang Menyimpan Kisah Kesultanan

Istana Nusantara

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Keraton Sumenep, Perpaduan Budaya Madura, Jawa, dan Eropa

Istana Nusantara

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Sandeq Polewali Mandar, Balapan Perahu Tradisional Sulawesi Barat

Festival Budaya

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya Isen Mulang, Kebanggaan Suku Dayak Kalimantan Tengah

Festival Budaya

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Tanjung Kelayang, Melestarikan Budaya Bahari Pulau Belitung

Festival Budaya

Pilihan Redaksi

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Gandrung Sewu Banyuwangi, Tarian Kolosal di Tepi Selat Bali

Festival Budaya

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Mengenang Letusan Bersejarah Gunung Krakatau yang Mengubah Dunia

Festival Budaya

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Tomohon International Flower Festival, Karnaval Bunga dari Sulawesi Utara

Festival Budaya

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Tabut Bengkulu, Jejak Sejarah Islam dalam Tradisi Nusantara

Festival Budaya

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Eksplorasi Geopark Gunung Sewu, Negeri Seribu Bukit Karst Nusantara

Geopark

Baca Juga

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Ciletuh Amphitheater, Warisan Geologi Purba di Sukabumi, Jawa Barat

Geosite

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Danau Toba, Sebuah Perpaduan Alam dan Tradisi Budaya Batak

Festival Budaya

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Lembah Baliem, Atraksi Budaya Suku-Suku dari Pegunungan Papua

Festival Budaya

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Merawat Tradisi Sakralnya Kirab Malam 1 Suro di Surakarta

Peristiwa

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Kisah Sukses Pengembangan Pariwisata Desa Wisata Ponggok Klaten

Desa Wisata

Berita Lainnya

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Menjelajah Alam dan Budaya Desa Wisata Tamansari, Banyuwangi

Desa Wisata

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Potensi Wisata Berbasis Masyarakat Desa Wisata Candirejo Magelang

Desa Wisata

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Menikmati Suasana Asri Desa Wisata Pujon Kidul, Kabupaten Malang

Desa Wisata

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Mengungkap Pesona Desa Wisata Baduy yang Tetap Menjaga Tradisi

Desa Wisata

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Cap Go Meh Singkawang, Perayaan Tionghoa Terbesar di Indonesia

Festival Budaya

Benteng Kolonial
Lihat Semua
Taman Nasional
Lihat Semua