Warta Konsumen Indonesia
Warta Konsumen Indonesia
Home
»
Banten
»
Geoheritage


Mengenal Geopark Bayah Dome, Jejak Tumbukan Lempeng di Ujung Barat Jawa

Foto: Nama Bayah Dome sendiri berasal dari bentuk struktur geologi yang menyerupai kubah raksasa atau dome.
Warta Konsumen Indonesia
Penulis: Joko Yuwono

Lebak, Indonesianer.com -- Geopark Bayah Dome (Kubah Bayah) adalah bentang alam dan struktur geologi gunung api purba di Kabupaten Lebak, Banten, yang terbentuk sejak 23 hingga 0,01 juta tahun lalu. Ditetapkan sebagai warisan geologi (geoheritage), kawasan ini memadukan wisata edukasi, konservasi, dan distrik kaya mineral berharga.

Di ujung barat Pulau Jawa, jauh dari hiruk-pikuk kota besar, terbentang sebuah kawasan yang menyimpan kisah panjang tentang perjalanan bumi selama puluhan juta tahun. Kawasan itu adalah Geopark Bayah Dome, sebuah wilayah yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Sekilas, daerah ini tampak seperti kawasan pegunungan tropis biasa dengan perbukitan hijau, lembah yang subur, sungai yang berkelok, dan desa-desa yang hidup berdampingan dengan alam. Namun di balik pemandangan tersebut tersimpan salah satu warisan geologi paling menarik di Indonesia.

Bayah Dome bukan hanya sebuah destinasi wisata alam. Kawasan ini merupakan rekaman terbuka tentang bagaimana Pulau Jawa terbentuk melalui proses tumbukan lempeng tektonik, aktivitas gunung api purba, serta perubahan lingkungan yang berlangsung selama jutaan tahun. Para ahli geologi bahkan telah lama menganggap wilayah ini sebagai salah satu lokasi penting untuk memahami sejarah geologi Jawa bagian barat.

Nama Bayah Dome sendiri berasal dari bentuk struktur geologi yang menyerupai kubah raksasa atau dome. Struktur tersebut terbentuk ketika lapisan batuan yang berada jauh di bawah permukaan bumi terdorong ke atas akibat tekanan tektonik dan aktivitas magma. Akibatnya, batuan-batuan yang lebih tua muncul ke permukaan dan dapat diamati secara langsung. Fenomena inilah yang membuat Bayah Dome begitu bernilai bagi dunia ilmu kebumian.

Keistimewaan kawasan ini tidak hanya terletak pada batuan yang tersingkap di permukaan. Bayah Dome juga menjadi saksi dari interaksi berbagai proses geologi yang membentuk wilayah Nusantara. Di sini dapat ditemukan jejak lingkungan laut purba, aktivitas vulkanik masa lampau, hingga proses pengangkatan kerak bumi yang terus berlangsung hingga sekarang. Semua elemen tersebut berpadu dalam satu lanskap yang unik dan berbeda dari banyak kawasan lain di Indonesia.

Bagi wisatawan, Bayah Dome menawarkan pengalaman yang berbeda. Jika banyak destinasi alam hanya menawarkan panorama indah, kawasan ini mengajak pengunjung memahami cerita panjang yang tersembunyi di balik setiap bukit, lembah, dan batuan yang terlihat. Setiap lapisan batu di Bayah Dome seolah menjadi halaman dari buku sejarah bumi yang masih terbuka dan dapat dibaca hingga hari ini.

Selain nilai geologinya, kawasan Bayah Dome juga memiliki kekayaan budaya dan alam yang tidak kalah menarik. Masyarakat yang hidup di sekitar wilayah ini telah lama berinteraksi dengan lanskap pegunungan dan hutan yang mengelilingi mereka. Hubungan antara manusia dan alam tersebut menciptakan karakter khas yang menjadi bagian penting dari identitas kawasan.

Halaman :

Berikan Penilaian untuk Artikel Ini

Sorotan


Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Ngumbai Lawok, Tradisi Pesisir Lampung yang Menyatukan Laut, Doa, dan Kebersamaan

Tradisi 13 Jul 2026, 11:59 WIB

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Jejak Peradaban Tolaki, Warisan Budaya Sulawesi Tenggara yang Tetap Hidup di Tengah Perubahan

Tradisi 12 Jul 2026, 17:35 WIB

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Jejak Kearifan Tolaki dalam Laikas, Rumah Adat Tradisional Sulawesi Tenggara

Rumah Adat 12 Jul 2026, 17:18 WIB

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Menyusuri Adat dan Budaya Lampung, Warisan Leluhur di Gerbang Pulau Sumatra

Tradisi 12 Jul 2026, 16:53 WIB

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Warna-Warni Adat dan Budaya Sulawesi Utara yang Menjaga Harmoni di Ujung Utara Nusantara

Tradisi 06 Jul 2026, 12:16 WIB

Pilihan Redaksi

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Mie Bangka, Semangkuk Warisan Kuliner yang Selalu Dirindukan

Kuliner 06 Jul 2026, 10:23 WIB

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Lempah Kuning, Semangkuk Kehangatan Khas Bangka Belitung yang Selalu Menggugah Selera

Kuliner 05 Jul 2026, 16:51 WIB

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Mentilin Sang Primata Nokturnal yang Menjaga Hutan Kepulauan Bangka Belitung

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 16:50 WIB

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Warisan Adat dan Budaya Melayu Riau yang Tetap Lestari dari Masa ke Masa

Tradisi 05 Jul 2026, 12:53 WIB

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Menyelami Adat dan Budaya Maluku, Warisan Hidup dari Timur Nusantara

Tradisi 05 Jul 2026, 12:52 WIB

Baca Juga

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Menyusuri Hutan Tropis Bersama Jelarang Jawa, Tupai Raksasa yang Kian Langka

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:42 WIB

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Kasuari Kerdil Papua, Penjaga Sunyi Hutan Tropis yang Jarang Terlihat

Ragam Fauna 05 Jul 2026, 12:32 WIB

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Mengungkap Amorphophallus Titanum, Bunga Bangkai Raksasa dari Hutan Sumatra yang Kian Terancam

Aneka Flora 29 Jun 2026, 15:38 WIB

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Menelusuri Jejak Benteng Fort Willem I Ambarawa, Saksi Bisu Pergantian Zaman

Benteng Kolonial 29 Jun 2026, 12:17 WIB

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Blue Lagoon Tirta Budi, Oase Mata Air Jernih yang Selalu Menggoda untuk Dikunjungi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:46 WIB

Berita Lainnya

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Ekowisata Pancoh, Menikmati Harmoni Alam, Pertanian dan Kehidupan Desa

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:45 WIB

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Kampoeng Sedjarah Kelor, Menyusuri Jejak Perjuangan di Lereng Merapi

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:43 WIB

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata Gubugklakah, Gerbang Hijau Menuju Pesona Bromo Tengger Semeru

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:41 WIB

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata Cibuntu, Perpaduan Alam Budaya dan Sejarah di Lereng Gunung Ciremai

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:39 WIB

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata Pemuteran Buleleng Bali, Perpaduan Keindahan Laut, Konservasi dan Budaya

Desa Wisata 26 Jun 2026, 16:37 WIB

Taman Nasional
Lihat Semua
Benteng Kolonial
Lihat Semua